Rabobank Bidik Agrobisnis Kopi

Jumpa pers Rabobank Indonesia di Bandarlampung. Foto. Ira.

Harianmomentum.com--Rabobank Indonesia membidik pembiayaan sektor pangan dan agrobisnis kopi. Sebagai penghasil kopi, Provinsi Lampung menjadi target pengembanban bisnisnya.

Direktur Utama Rabobank Indonesia Jos Luhukay mengatakan, produksi kopi di Indonesia pada 2017 mencapai 700 ribu ton. Diprediksi pada 2018 meningkat 42 ribu ton.

"Kami mendukung pemerintah untuk mencapai swasembada pangan dengan memberikan akses dana, pengetahuan, dan akses jaringan pada penggerak sektor pangan dan agrobisnis," ujar  Jos dalam konferensi pers di Bandarlampung, Rabu, 1 Agustus 2018.

Dikatakan Jos, kegiatan itu sejalan dengan visi misi Rabobank yang berkonsentrasi untuk pengembangan sektor pangan dan agribisnis.

Rabobank memiliki layanan korporasi dan perbankan yang melayani perusahaan kecil dan menengah.

Selanjutnya dia menjelaskan, pembiayaan sektor pangan dan agrobisnis pada semester I 2018, meningkat 28 persen atau Rp6,5 triliun dari total kredit yang tersalurkan mencapai Rp 11 triliun.

"Target pada tahun 2018 ini, Rabobank dapat menyalurkan kredit hingga Rp13 triliun," katanya.

Menurut Regional Head Rabobank, Hartono Teguh Wijaya mengatakan, dua pertiga dari Rp 13 triliun tersebut akan difokuskan pada sektor pangan dan pertanian.

"Lampung merupakan salah satu daerah penghasil kopi terbesar. Di Lampung, Rabobank sudah menyalurkan kredit sebesar Rp200 miliar kepada pengusaha kopi," katanya. (ira).

Berikan Komentar