Penertiban Pedagang di Metro, Satpol PP Dinilai Tebang Pilih

Satpol-PP Kota Metro menertibkan PKL dipasar basah. Foto. Pie.

Harianmomentum.com--Penertiban pedagang yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Metro di Jalan Pingled Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat, Senin (13/8/18), dinilai tebang pilih. 

Menurut Murdani, pedagang di pasar setempat, Pemkot Metro seharusnya tidak tebang pilih menertibkan pedagang. Banyak pedagang yang harusnya ditertibkan, tapi hingga saat ini belum ditertibkan. 

"Kalau mau ditertibkan, tertibkan semua. Jangan tebang pilih" cetusnya.

Selain itu, lokasi yang disediakan seperti sewa ruko di pasar setempat dinilai pedagang terlalu mahal. 

"Mahal di sana mas. Kenapa enggak seperti di Pasar Tejoagung, itu  gratis. Terus kenapa yang menyewa ini juga tidak boleh," keluhnya. 

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Trantibum Satpol PP Kota Metro Jose Sarmento menjelaskan, penertiban tersebut berdasarkan surat dari Dinas Perdagangan agar pedagang ikan atau basah tidak boleh lagi berjualan di jalan tersebut. 

"Jadi para pedagang ini diberikan tenggat waktu hingga tanggal 12 Agustus kemarin. Karena masih ada pedagang yang berjualan, makanya hari ini ditertibkan," jelasnya. 

Dikatakanya, jumlah pedagang pasar ikan yang ditertibkan sekitar 20-an pedagang. Namun, bagi pedagang yang menyewa ruko di jalan tersebut akan diberikan tenggat waktu hingga tanggal 22 Agustus. 

"Atau sehabis lebaran Idul Adha. Yang menyewa itu sekitar tiga atau empat pedagang. Ya, kami berikan keringanan bagi mereka untuk mencari tempat," katanya.

Menurutnya, berdasarkan surat dari Dinas Perdagangan para pedagang pasar ikan tersebut diberikan tempat di Pasar Basah.

"Kalau dalam suratnya. Para pedagang tinggal komunikasi saja dengan pengembang," pungkasnya.(pie).

Berikan Komentar