Sewa Apartemen di Empat Kota Ini Masih Murah, Cocok untuk Mahasiswa

Apartemen: Foto Lamudi

Harianmomentum.com--Sewa apartemen mahal, begitulah stigma yang beredar di kalangan masyarakat selama ini. Tidak heran pandangan seperti ini muncul karena fasilitas yang terdapat di dalam lingkungan serta bangunan apartemen sangat lengkap.


Tak bisa disalahkan pula, karena memang nyatanya masih banyak sekali unit hunian vertikal mewah dikontrakkan dengan banderol tinggi.Walau begitu, ternyata di antara unit hunian vertical yang disewakan dengan harga setinggi langit, di kota-kota ini harga sewa apartemen justru masih terjangkau dan  ssring kali menjadi pilihan para mahasiswa pendatang untuk tempat bermukim sementara.


Kota mana saja? Berikut ulasan lengkapnya:


Bandung

Kota Kembang memiliki opsi hunian jangkung segudang. Mulai dari di tengah kota hingga pinggiran, semua menyasar segmennya masing-masing.

Tetapi, menariknya sebagian besar apartemen disewakan masih dalam range murah maka cocok untuk dihuni oleh mahasiswa yang sedang dalam masa studi d isini. Misalnya saja sewa apartemen di Bandung The Jardin dekat ITB dan Unpad yang hanya dikenakan bea mulai 1 jutaan saja.


Yogyakarta

Sebagai Kota Pelajar, opsi hunian sementara di Yogyakarta sangat luas. Baik dari kos hingga apartemen.

Sebagai contoh, sebuah unit studio di apartemen di Jalan Laksda Adisucipto harga sewanya hanya 27 juta Rupiah untuk masa 2 tahun. Jika dihitung secara rata, maka bea sebulannya ternyata hanya sekitar 1.12 juta Rupiah. Dengan lokasi strategis dan mudah dijangkau plus fasilitas lengkap rasanya bangunan ini pantas dipilih.


Malang

Seiring dengan perkembangan dan kemajuan kota, bangunan apartemen pun kian menjamur di Malang.

Pembangunan apartemen tersebut menyasar kaum milenial termasuk di dalamnya adalah mahasiswa yang ingin serba praktis dalam menjalani hidup. Sebab itu, range dan variasi apartemen kemudian muncul disini.


Ada yang memang untuk kalangan berduit, ada yang untuk kalangan menengah termasuk pelajar pendatang.

Harga kontraknya pun beragam, ada yang puluhan juta sebulan hingga 2 jutaan saja per bulan seperti sebuah apartemen sederhana dekat Jalan Soekarno-Hatta.


Depok

Terletak tidak jauh dari Ibukota, Depok kini memang kian maju. Pertambahan penduduk sebesar di kota ini ialah sebesar 4.3% per tahun dan banyaknya universitas pun turut berpengaruh karena turut menyumbang jumlah migrasi penduduk.

Hal yang terjadi ini turut mempengaruhi jumlah bangunan apartemen. Mulai dari dibangunnya Apartemen Margonda Residence yang bisa dibilang menjadi tonggak pertama bangunan hunian vertikal di Kota Belimbing.


Sampai detik ini pertambahan jumlah bangunan dan unit apartemen seolah tidak berhenti. Bahkan karena permintaan yang banyak, dibangunlah hunian jangkung khusus perempuan pertama disini.

Dari fenomena ini kita bisa turut membuktikan bahwa selain didukung oleh permintaan yang banyak, Depok memang butuh supply unit apartemen melimpah karena lahan tersedia semakin menipis. (**)

 

Leave a Comment