Pemkab Mesuji Rintis Penerapan Tanda Tangan Digital

Ilustrasi/ist

Harianmomentum.com--Pemerintah Kabupaten Mesuji mulai merintis penerapan program penggunaan tanda tangan digital untuk otorisasi dokumen.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Mesjui Adi Sukamto mengatakan, penerapan program tanda tangan digital itu bertujuan meningkatkan pelayanan masyarakat dan sinergi antar organisasi perangkat daerah (OPD).

"Rencananya tahun 2019 Pemkab Mesuji akan melaksanakan perjanjian kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) untuk sertifikasi tanda tangan digital ini," kata Adi Sukamto pada harianmomentum.com, Minggu (05/11/2018).

Dia melanjutkan kerja sama dengan  BSSN itu meluputi: pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta integrasi dengan sistem yang ada di Pemkab Mesuji.

Dia menambahkan, penggunaan tanda tangan digital telah dijamin keabsahannya melalui Undang -Undang  Nomor: 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemeritah Nomor: 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

Dia menjelaskan , nantinya tanda tangan digital akan digunakan untuk menandatangani dokumen  seperti: surat perintah tugas, surat perintah pencairan dana, surat perintah ,embayar dan  dokumen-dokumen perizinan lainya

"Jad, nantu  untuk menandatangani sebuah dokumen, cukup menggunakan perangkat laptop, sehingga dapat dilakukan di manapun. Untuk lebih mempermudahnya, ke depan akan dikembangkan hanya dengan menggunakan gawai berbasis android," jelasnya.

BSSN melalui Badan Sertifikasi Elektronik (BSrE) rencananya akan melaksanakan sertifikasi tanda tangan digital Pejabat Pemkab Mesuji pada tahun 2019. 

"Untuk sementara, sertifikat tanda tangan digital sedang diujicobakan bagi kepada kepala daerah dan beberapa pejabat oleh Sekretaris Dinas Nakertrans Arif Arianto sebagai bahan proyek perubahan mengikuti Diklatpim III di BPSDM Kemendagri,” ungkapnya. (ish)


Berikan Komentar