Mad Hasnurin: Inovasi, Percepat Kemandirian Desa

Bursa Inovasi Desa di Lampung Barat. Foto. Lem.

Harianmomentum.com--Inovasi dibutuhkan untuk mempercepat desa menjadi mandiri dan hebat. Hal ini harus diwujudkan bersama guna mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa. 

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Lampung Barat (Lambar) Mad Hasnurin saat membuka Bursa Inovasi Desa di Gedung Serba Guna (GSG) Natamaghga, Liwa, Kamis (9-5-2019).

Menuut Mad Hasnurin, bagi Lambar inovasi untuk kemandirian pekon dapat diwujudkan karena program ini merupakan salah satu upaya Kementerian Desa PDTT RI dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan di desa. 

Melalui pemanfaatan dana desa secara berkualitas dan strategis baik dalam bidang pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan SDM, pelayanan sosial dasar, maupun infrastruktur desa.

Kemudian, salah satu kegiatan program inovasi desa adalah Bursa Inovasi Desa (BID) yang diharapkan memicu munculnya inovasi, dapat menjambatani sumber daya lokal dengan pemanfaatan dana desa yang lebih efektif sehinga lebih berkomitmen membangun pekon dan pertukaran pengetahuan secara partisipasif.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kepada pekon agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana. Untuk itu,  program inovasi desa diharapkan menjawab kebutuhan desa terhadap layanan teknis yang berkualitas, dan dapat merangsang munculnya inovasi dalam praktik pembangunan, serta memunculkan solusi inovatif untuk menggunakan dana desa secara tepat dan efektif. 

Dikatakan Mad Hasnurin, pemerintah pekon tidak perlu khawatir dalam melaksanakan inovasi pembangunan dipekon, selama tidak bertentangan dan sesuai dengan potensi pekon masing-masing. Pemanfaatan wadah musyawarah pekon sebagai ajang penyampaian aspirasi janganlah dibatasi pada kebiasaan rutin. Beri peluang masuknya ide komitmen berbagai elemen masyarakat yang ada di pekon serta lakukan koordinasi secara baik dan bijak dalam mengembangkan ekonomi masyarakat pekon.      

Ketua Tim inovasi Desa Lambar Yudha Setiawan mengatakan, Bursa Inovasi Desa merupakan media pembelajaran inovasi pembangunan desa untuk mendeskripsikan informasi pokok inovasi desa, menginformasikan rencana kegiatan inovasi masyarakat yang berkembang di pekon.

Turut hadir Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Wasisno Sembiring, Kepala OPD,  Camat,  Peratin, LHP dan peserta Bursa Inovasi Desa. (Lem).

Berikan Komentar