Pilkada Serentak, Rycko Daftar Penjaringan PDIP Lamsel

Ketut Wartadinata selaku liaison officer Rycko Menoza SZP memberikan keterangan pers usai mengambil formiulir pendataran penjaringan Bacalokada di DPC PDIP Lamsel

MOMENTUM, Kalianda--Rycko Menoza SZP ternyata tidak hanya mengikuti penjaringan bakal calon kepala daerah (Balonkada) di Kota Bandarlampung, melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Putra sulung mantan Gubernur Lampung Sjachroedin ZP itu juga mengikuti penjaringan Bacalonkada PDIP di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).

Mantan Bupati Lamsel priode 2011-2015 itu mengutus Ketut Wartadinata selaku liaison officer atau petugas penghubung, untuk mengambil formulir pendaftaran penjaringan Bacalonkada di Kantor DPC PDIP Lamsel, Rabu (11-9-2019).

“Kami mendaftarkan pak Rycko Menoza mengambil formulir untuk mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati Lampung Selatan. Bukan Wakil Bupati ya,” kata Ketut pada Harianmomentum.com, di kantor DPC PDIP Lamsel.

Menurut Ketut , bukan tanpa alasan Rycko mencoba mencalonkan diri kembali di Lamsel. Itu dilakukan berdasarkan  dorongan berbagai pihak, termasuk dukungan masyarakat. 

“Jadi yang baru buka pendaftarankan baru PDIP. Kami sudah menjalin dengan beberapa Parpol juga, PKS sudah komunikasi. Dukungan para tokoh termasuk aparatur desa sudah ada,” terangnya. 

Baca juga: Rycko dan Amin Ikut Penjaringan PDIP Bandarlampung

Terkait siapa yang akan mendampingi Rycko, Ketut berharap sosok calon wakil itu  juga datang dari kubu PDIP. Belakanan mencuat beberapa nama politisi PDIP yang digadang-gadang akan ikut meramaikan pilkada serenta tahun 2020. Salah satuny Lesty Putri Utami yang saat ini duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung. 

"Kita lihat nanti, sebab kader-kader PDIP banyak. Nanti kami akan adakan survey untuk itu. Sebetulnya mendaftar ke Lamsel ini tidak tiba-tiba saja, melainkan sudah dipersiapkan,” ucapnya.

Saat ditanya terkait  peluang Rycko  untuk diusung PDIP sebagai Calon Bupati Lamsel, Ketut hanya mengatakan menunggu hasil survey internal. 

“Saya katakan semua berpeluang, bisa saja bang Hendry Rosyadi, semua punya kemungkinan untuk itu. Maka kita lihat hasil survey internal kita, karena hasil survey nggak bisa cepat-cepat,” jelasnya. (bob)


Berikan Komentar