Pemira PKS, Ade dan Eva Dapat Suara Terbanyak

Ketua DPD PKS Bandarlampung Aep Saripudin menggunakan hal pilihnya pada pemira bacalon walikota dan wakil walikota//ist

MOMENTUM, Bandarlampung--Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bandarlampung melaksanakan pemilihan raya (pemira) internal untuk memilih bakal calon (bacalon) walikota dan bacalon wakil walikota Bandarlampung.

Ade Utami Ibnu dari kader internal PKS dan Eva Dwiana Herman HN dari eksternal mendapat perolehan suara terbanyak.

Pemira yang diikuti kurang-lebih 400 kader PKS Bandarlampung itu dilaksanakan pada Minggu (15-9-2019) di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS kota setempat.

Ketua DPD PKS Bandarlampung Aep Saripudin mengatakan, pemira adalah tahapan kedua dari beberapa tahap penjaringan bacalon walikota dan bacalon wakil walikota. 

“Setelah tahapan pertama berupa focus grup discussion (FGD) selesai, sekarang dilanjutkan dengan tahapan pemira,” kata Aep kepada harianmomentum.com, Minggu (15-9-2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, tahapan-tahapan tersebut akan menjadi bahan untuk dirumuskan dan kemudian diusulkan minimal dua bacalon ke DPP melalui DPW.

"Pemira bukan penentu utama. Namun ada catatan khusus bagi tokoh-tokoh yang mendapat suara terbanyak pada pemira. Itu akan menjadi bahan pertimbangan bagi DPP dalam memutuskan rekomendasinya,” jelasnya.

Setelah ini, sambung Aep, pihaknya akan menggelar tahap penjaringan terbuka pada Oktober 2019. “Di Desember semua tahapan ditargetkan selesai, dan nama-nama hasil penjaringan kami serahkan ke DPP melalui DPW PKS Lampung,” terangnya. 

Sementara, Ketua penyelenggara pemira Joko Mulyono menyebut, lima tokoh internal PKS yang mendapat suara terbanyak sebagai bacalon walikota pada pemira tersebut: pertama Ade Utami Ibnu, urutan kedua Ahmad Jajuli, ketiga Ahmad Mufti Salim, keempat Hantoni Hasan, dan kelima Muchlas Bastari.

“Untuk bacalon walikota dari eksternal PKS, yang mendapat suara terbanyak pada pemira: urutan pertama Eva Dwiana, kedua Andi Surya, ketiga Rycko Menoza, keempat Rahmat Mirzani dan kelima Yusuf Kohar,” sebutnya.

Sedangkan untuk bacalon wakil walikota internal: urutan pertama masih Ade Utami Ibnu, kedua Muchlas Bastari, ketiga Ahmad Mufti Salim, keempat Hantoni hasan dan kelima Ahmad Jajuli.

“Untuk hasil pemira bacalon wakil walikota urutan pertama yang mendapat suara terbanyak Eva Dwiana, kedua Rahmat Mirzani, ketiga Andi Surya, keempat Rycko Menoza dan kelima Jihan (DPD RI),” terangnya.

Diketahui, dalam pemira para kader PKS Bandarlampung memilih masing-masing memilih delapan nama: dua nama bacalon walikota internal, dua nama bacalon wakil walikota internal serta dua nama bacalon walikota eksternal dan dua nama bacalon wakil walikota eksternal.

Proses pemilihan seperti saat pemilihan umum. Ada kertas suara yang sudah disiapkan lengkap dengan nama-nama para tokoh untuk kemudian dicoblos. Namun para kader PKS juga diberi keleluasaan untuk menuliskan nama tokoh yang dianggapnya layak jadi walikota ataupun wakil, walau pun tidak terdapat dalam kertas suara pemilihan.(acw)

Berikan Komentar