Tanggamus Terus Menggali dan Mengembangkan Potensi Pariwisata

Kepala Dinas Parbudpora Kabupaten Tanggamus, Retno Noviana Damayanti. Foto. Galih.

MOMENTUM, Kotaagung--Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Tanggamus terus menggali dan mengembangkan potensi pariwisata.

Di antara potensi yang dikembangkan adalah kerajinan tangan kain belah ketupat. Kain khas Lampung Sai Btin atau Lampung Pesisir ini merupakan salah satu kekayaan yang ada di Kabupaten Tanggamus.

“Kain belah ketupat biasanya hanya digunakan pada acara adat sebagai simbol masyarakat Lampung Sai Batin. Tetapi sekarang digunakan di berbagai aspek oleh masyarakat," ujar Kepala Dinas Parbudpora Kabupaten Tanggamus, Retno Noviana Damayanti saat penjurian Top BUMD 2020 yang digelar Majalah Top Business melalui video conference, Jumat (17-4-2020).

Menurutnya, kain belah ketupat merupakan kerajinan khas Tanggamus. Perajin diajak berinovasi dan mengembangkan kerajiannya tanpa menghilangkan nilai-nilai khasnya. 

“Kain belah ketupat itu khas Tanggamus, terutama daerah pesisir. Melihat kain ini, pasti tahu dari daerah kami. Sejak launching sejak pada 2017, responnya positif," jelas Retno.

"Alhamdulillah sekarang orang di kabupaten ini bangga dengan kreasi ini. Ini jadi kebanggaan kami. Sehingga sekarang semua tempat wisata, tempat pemerintahan, maupun bangunan dan lainnya menggunakan motif ini,” terang dia.   

Dengan demikian, pengembangan kerajinan itu meningkatkan pendapatan perajin dengan meningkatnya wisatawan yang datang ke Tanggamus.

Usaha lain mengembangkan pariwisata, melalui even tahunan seperti Festival Teluk Semaka. Kegiatan ini memperoleh respon masyarakat yang juga menarik para wisatawan.

Selain itu, meningkatkan kegiatan atau bantuan bagi pengusaha kecil dan perajin, penyandang disabilitas, promosi, pengembangan seni budaya daerah, penerbitan buku sejarah dan adat, serta pembinaan kreativitas generasi muda. (*).

Laporan: Galih.

Editor: M Furqon.

Berikan Komentar