RMD: Jangan Sungkan Menyampaikan Aspirasi ke Legislatif

Legislator Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) saat gelaran reses di DPC Partai Gerindra Kota Bandarlampung. Foto: acw

MOMENTUM, Bandarlampung--Ketua Fraksi Partai Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) dengan tegas menyatakan agar masyarakat tidak sungkan-sungkan untuk menyampaikan aspirasinya kepada para legislator.

Hal itu disampaikan RMD saat gelaran Reses dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat Bandarlampung di Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Gerindra kota setempat, Rabu (20-5-2020).

“Para anggota partai politik yang duduk di legislatif, baik kota maupun provinsi punya kewajiban untuk memperjuankan aspirasi masyarakat,” kata RMD dalam sambutannya.

Maka, sambung dia, apa pun bentuk aspirasinya dapat disampaikan, kapan pun juga. Dia menjelaskan, penyampaian aspirasi tersebut bisa disalurkan saat gelaran reses DPRD. Bisa juga melalui jaringan partai politik yang ada hingga di tingkat ranting.

“Saya bukan orang lain di dewan ini. Saya refresentasi dari DPC. Struktur partai hingga tingkat ranting (PAC) akan kuat kalau ada aspirasi masyarakat yang bisa diperjuangkan,” jelasnya.

Dalam reses tersebut, setidaknya ada tiga aspirasi yang disampaikan para warga. Diantaranya menghandaki adanya gorong-gorong di wilayah Kecamatan Sukabumi.

Selanjutnya, ada juga warga yang menyampaikan kehawatirannya tatkala anak-anak mereka hendak masuk ke Sekolah Menangah Atas (SMA). Kehawatiran terkait pembiayaan.

“Mungkin masyarakat Bandarlampung kan tahunya dulu itu ada program Biling (bina lingkungan), saat SMA masih dibawah kendali pemerintah kota,” kata Mirza.

Namun saat ini SMA sudah dibawah kendali pemerintah provinsi. Walau begitu, kata Mirza, bukan berarti program bantuan sekolah itu hilang.

“Program bantuan pendidikan SMA tetap ada. Namun namanya yang berbeda. Sebab bantuan pendidikan SMA itu sekarang sebutannya adalah Bosda (Bantuan Operasional Sekolah Daerah),” paparnya menjawab pertanyaan warga.

Selain dua hal tersebut, ada juga warga  yang mengeluhkan terkait BLT (bantuan langsung tunai) yang dirasa masih belum tepat sasaran.

Rahmat Mirzani Djausal menyerahkan tali asih kepada peserta reses.

Terkait ketiga aspirasi itu, RMD berjanji akan memperjuangkannya. “Untuk aspirasi-aspirasi ini, Insyaallah bisa kita perjuangkan. Dan mudah-mudahan bisa terealisasi dengan baik sesuai keinginan masyarakat,” ungkapnya.

Untuk penyaluran aspirasi, bagi yang dibawah kewenangan pemerintah provinsi RMD akan menginputnya ke dalam E-Pokir sehingga dapat ditindaklanjuti oleh badan anggaran di provinsi setempat untuk kemudian diajukan kepada eksekutif dalam perencanaan APBD pemerintah provinsi mendatang.

“Untuk yang menjadi wewenang dari pemerintah kota, nanti tetap kami sampaikan melalui Fraksi Partai Gerindra di Kota Bandarlampung,” terangnya.

Usai gelaran reses, RMD membagikan bingkisan (sembako) untuk para warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. RMD berharap, bantuan itu menjadi penyemangat warga dalam menghadapi Idul Fitri yang beberapa hari lagi akan tiba.(**)

Laporan/Editor: Agung Chandra Widi

Berikan Komentar