Penjualan Parsel di Bandarlampung Turun 70 Persen

Proses perangkaian parsel di Chandra Superstore./Rifat

MOMENTUM, Bandarlampung--Budaya berkirim parsel lebaran sudah sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Namun demikian, global pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) membuat banyak usaha penyedia parsel khususnya di Bandarlampung mengalami penurunan omset 70 persen hingga terancam gulung tikar.

Kepala Bagian Supermarket Chandra Superstore Tanjungkarang, Ida mengatakan pemesanan parsel di pusat perbelanjaan itu biasanya sangat ramai setiap mendekati masa lebaran dan hari raya natal.

"Tahun lalu bahkan perhari tembus sekitar 200 hingga 300 pesanan, sekarang mencapai 50 perhari saja sudah bersyukur," kata dia pada harianmomentum.com, Kamis (21-5-2020).

Ia menilai penurunan pemesan adalah dampak langsung dari melemahnya ekonomi masyarakat akibat Covid-19.

"Mungkin masyarakat lebih memilih beli baju ataupun beli sembako, peminat parsel tahun ini menurun hingga 70 persen dibanding sebelumnya," tambah Ida.

Ida menambahkan, jenis parsel yang dijual ada dua jenis parcel box seharga Rp250 hingga Rp300 ribu dan parcel rotan mulai dari Rp275 sampai Rp1,9 juta.

Salah satu pembeli, Rani bilang pemesanan parsel itu karena dia tidak bisa mudik ke Oku Timur, Sumatera Selatan, maka dia inisiatif mengirimkan parsel kepada keluarga di kampung halaman.

"Ya gimana lagi, kita kan gak bisa mudik, yaudah lah kita kirim parsel saja buat keluarga di kampung, itung-itung nyenengin orang tua lah," jelas ibu satu anak itu. (**)

Laporan: Rifat Arif

Editor: Agus Setyawan

Berikan Komentar