Abaikan Protokol Kesehatan, Warga Metro Padati Pasar Murah

Warga Kota Metro berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah di Lapangan Iringmulyo

MOMENTUM, Metro--Ratusan warga Kota Metro rela berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan, demi mendapatkan berbagai bahan kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah nonsubsidi. 

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung itu berlangsung di Lapangan Iringmulyo Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Rabu (15-7-2020).

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung Jimmy Zimmi Skil mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan  membantu warga memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Adha pada 31 Juli mendatang.

"Pasar murah ini hanya untuk hari ini saja. Warga bisa mendapat kebutuhan pokok untuk persiapan Idul Adha dengan harga distributor pangan. Jadi harganya lebih murah dari harga pasaran umum," kata Jimmy pada Harianmomentum.com.

Sejumlah bahan pokok yang dijual pada kegiatan pasar murah itu, antara lain: beras medium kemasan 5 Kg serharga Rp45 ribu,  minyak goreng Rp11 ribu/liter, tepung terigu Rp9 ribu/Kg,  ayam potong Rp24 ribu/eko dengan berat lebih kurang 800 gram.

Kemudian: gula passir Rp12 ribu/Kg, bawang merah Rp23.000/kg dan bawang putih Rp13 ribu/kg. 

"Selisih harga yang terbilang besar dari harga pasaran, adalah  gas LPG 3kg hanya Rp18.000. Kalau di pasaran umum harganya mencapai Rp22 ribu," ungkapnya.

Menyikapi kepadatan warga pada kegiatan pasar murah tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro Leo M Hutabarat mengatakan, pihaknya hanya sekedar penyedia lokasi. Untuk mekanisme kegiatan tersebut, dia mengaku tidak mengetahui.

"Kami hanya tempat saja, untuk harga dan stok bahan pokok yang disediakan saya tidak tahu sama sekali," ucapnya. (**)

Laporan: Adipati Opie

Editor: Munizar

Berikan Komentar