Meningkat, Belanja Pemkot Diproyeksi Rp3,163 Triliun

Caption: Suasana sidang paripurna DPRD Bandarlampung terkait pembahasan APBD-P TA 2020. Foto: Vino AW

MOMENTUM, Bandarlampung-- Belanja Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung diproyeksi sebesar Rp3.163.020.165.389,08.

Angka itu ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2020.

Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bandarlampung Agusman Arief pada sidang paripurna penyampaian laporan.

"Belanja daerah meningkat sebesar Rp235.880.193.677,08 dibandingkan APBD induk TA 2020 yang berjumlah Rp2.927.139.971.712," terangnya.

Menurut dia, belanja tidak langsung ditetapkan sebesar Rp1.131.482.744.368,71. Sedangkan belanja langsung Rp2.031.537.421.020,37.

Selain itu, pada APBD-P TA 2020, penerimaan pembiayaan bertambah sebesar Rp104.271.785.974,08 dari sebelumnya sebesar Rp60 miliar.

"Sehingga total penerimaan pembiayaan setelah perubahan menjadi Rp164.271.785.974,08," ujarnya.

Sedangkan, pengeluaran pembiayaan dalam APBD-P TA 2020 sebesar Rp108.500.000.000, dari yang telah dianggarkan dalam APBD induk sebesar Rp136.500.000.000.

"Sehingga total pengeluaran pembiayaan menjadi Rp28 miliar," ujar dia.

Sementara pendapatan daerah diproyeksi sebesar Rp3.026.748.379.415

"Angka ini, mengalami peningkatan sebesar Rp23.108.407.703 jika dibandingkan target pendapatan Pemkot sebelum perubahan, yakni berjumlah Rp3.003.639.971.712," kata Agusman, Selasa (29-9).

Kemudian terdapat devisit sebesar Rp136.271.785.974,08. Lalu, pembiayaan netto Rp136.271.785.974,08. (**)

Laporan: Vino Anggi Wijaya
Editor: Andi Panjaitan

Berikan Komentar