Bagian Protokoler Pemkab Tulangbawang Minta Maaf ke Wartawan

Mediasi perdamaian antara pegawai Bagian Protokoler Pemkab Tulangbawang dengan salah satu wartawan media online lokal

MOMENTUM, Menggala--Bagian Protokoler Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menyampaikan permohonan maaf kepada para wartawan, khususnya salah satu wartawan media online lokal.

Permohonan maaf itu disampaikan perwakilan pegawai Bagian Protokoler Pemkab Tulangbawang atas kesalahpahaman yang terjadi saat sesi wawancara dengan Bupati Winarti usai rapat paripuran DPRD, Selasa sore (29-9-2020).

"Secara pribadi dan atas nama kawan-kawan di Bagian Protokoler Pemkab Tulangbawang menyampaikan permohonan maaf atas adanya kesalahpahaman dengan wartawan, khususnya saudara Setiya Budi yang terjadi di gedung DPRD Tulangbawang kemarin," kata Rahmat didampingi Kabid Diskominfo Tulangbawang Rizalman Piin, di Kantor PWI setempat, Rabu (30-9-2020).  

Menurut Rahmat, kesalapahaman itu terjadi spontanitas karena kekhilafan semata. "Kepada saudara saya Setiya Budi Prmana dan Ketua PWI Provinsi Lampung serta Ketua PWI Tulangbawang, kami menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang terjadi," terangnya.

Dia mengatakan, akan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran untuk lebih bijak lagi dalam melaksanakan tugas dan kewajiban.

"Kejadian itu menjadi pelajaran bagi kami dan tentunya kedepannya kami akan lebih baik lagi dalam menyikapi situasi dan kondisi di lapangan," ungkapnya.

Setiya Budi Prmana menerima permintaan maaf tersebut.

 "Secara pribadi dan profesi saya meneria permintaan maaf. Sebaliknya saya pun meminta maaf, jika ada tindak tanduk saya yang tidak pantas saat menjalankan tugas jurnalistik," katanya.

Ketua PWI Tulangbawang Abdul Rohman berharap, semua pihak dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut.

"Alhamdulilah kesalahpahaman ini sudah terselesaikan dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa menjadi hikmah dan pembelajaran bagi kita semua, agar semakin profesional dalam melaksanakan tugas,"kata Abdul Rohman. 

Diketahui, kesalahpahaman antara Setiya Budi Prmana dan petugas Bagian Protokoler Pemkab Tulangbawang terjadi usai rapat paripurna DPRD setempat.

Saat itu, Setiya Budi Prmana hendak mewawancarai Bupati Winarti yang baru keluar dari ruang rapat DPRD. Kepada bupati, Setiya Budi mengajukan pertanyaan terkait sengketa lahan Terminal Menggala.

Tiba-tiba, salah seorang pegawai protokoler Pemkab Tulangbawang dan ajudan bupati, menarik dan melarang Setiya Budi mengajukan pertanyaan tersebut.

"Jangan tanya itu. Sudah jangan masalah itu. Ini sidang paripurna, jangan tanya itu,"ujar salah satu protokol dan ajudan Bupati Tulangbawang. (**)

Laporan: Abudul Rahman

Editor: Munizar

Berikan Komentar