Satu Orang Tewas Tertimpa Pohon di Metro

BPBD Kota Metro melakukan evakuasi pohon tumbang di jalan AR Prawira Negara Kecamatan Metro Pusat./rio

MOMENTUM, Metro--Satu dari dua orang pengendara motor tewas tertimpa pohon di sekitaran jalan AR Prawiranegara Negara 15 Kauman Metro Pusat, Selasa malam (6-10-2020).

Warga sekitar, Zulkarnain (58) mengatakan kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 20.15 WIB.

"Kejadian itu sekitar jam setengah sembilan malam, saya sedang di dalam toko. Lalu terdengar suara krek, ternyata suara pohon tumbang. Setelah mendengar suara itu, saya keluar toko dan melihat dua orang tertimpa pohon dan dibawa ke apotek terdekat oleh beberapa warga yang melintas," kata dia pada Harianmomentum.com, Rabu (7-10-1020).

Setelah korban dibawa ke apotek terdekat, dia menambahkan, lalu korban dirujuk ke rumah sakit Ahmad Yani Kota Metro.

"Sampai di apotek tidak ada dokter, korban lalu dibawa ke rumah sakit, kebetulan juga ada polisi yang lewat. Tak lama dari kejadian itu, warga menghubungi BPBD, sehingga petugas dapat mengevakuasi batang pohon yang tumbang itu," tambahnya.

Dia menjelaskan, kedua korban tersebut merupakan pasangan suami istri yang tinggi tak jauh dari lokasi kejadian.

"Korbannya suami istri, tinggal di kosan belakang sini, sekitar satu jam kemudian kami dapat kabar bahwa istrinya meninggal dunia. Suaminya masih dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Sementara, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Metro, Rochmat Atim membenarkan peristiwa tumbangnya pohon tersebut.

"Saya di telepon, setelah sampai sana ada dua korban. Infonya sudah dibawa ke rumah sakit. Lalu kami mengevakuasi pohon tumbang itu. Dari hasil pengamatan kami, pada saat kejadian itu tidak ada hujan dan angin besar, diketahui memang akarnya sudah rapuh," kata dia.

Dia menambahkan, setelah adanya insiden pohon tumbang yang menelan korban jiwa itu. Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"BPBD sudah koordinasi dengan pihak terkait, seperti Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Kalau sejumlah pohon di Kota Metro perlu dilakukan pemangkasan dan perampingan," terangnya.(**)

Laporan: Rio/Opie

Editor: Agus Setyawan

Berikan Komentar