Sembilan Pengrus KOK se-Pringsewu Terbentuk

Ketua Umum KONI Kabupaten Pringsewu Dwi Pribadi melantik pengurus KOK Kecamatan Adiluih. Foto. Lis.

MOMENTUM, Pringsewu---Sembilan pengurus Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK) se-Kabupaten Pringsewu periode 2020-2024, terbentuk. Pelanatikannya dilakukan bertahap.

Pada Ahad (11-10-2020), Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pringsewu, Dwi Pribadi, melantik pengurus KOK Adiluih dan Sukoharjo.

Selanjutnya, pelantikan pengurus KOK Banyumas dan Pagelaran Utara, Sabtu (17-10-2020). Kecamatan Ambarawa dan Pardasuka, Ahad (18-10-2020).  Kecamatan Pringsewu dan Pagelaran, Sabtu (24-10-2020). Terakhir pengurus KOK Gadingrejo, Ahad (25-10-2020).

Setiap pengurus KOK berkekuatan sembilan personel. Terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara dan tiga seksi dibantu tiga anggota seksi.

Dwi Pribadi saat mengukuhkan KOK Adiluih meminta kepada pengurus KOK segera mendata dan membina serta memverifikasi klub olahraga yang ada di kecamatan masing-masing.

Juga melaksanakan Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam). "Ingat, harus bersinergi dan menjalin kerjasama dengan semua pihak dan steakholder di kecamatan setempat," harap Dwi.

Dia juga mengharapkan, KOK menunjukkan perannya di tengah masyarakat sebagai perpanjangan tangan KONI kabupaten. 

Dwi juga meminta pengurus KOK segera membuat perencanaan, mengatur strategi dan bergerak cepat untuk membidik atlet berkualitas yang ada di pelosok pekon (desa) dan kecamatan, terutama yang belum tersentuh pembinaan. 

"Jangan sampai atlet berkualitas milik kita justru dibina oleh cabang olahraga di luar KONI Pringsewu," tegasnya.

Sementara itu Kepala Dinas  Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu, Jahron, juga meminta pengurus  KOK dan KONI agar bisa mengemban amanahnya dengan baik.

Terutama melakukan pembinaan serta meningkatkan prestasi olahraga dari seluruh cabor yang ada hingga di tingkat desa. 

Jahron menghimbau KOK dan KONI mendata dan menginventarisasi berbagai fasilitas olahraga yang ada hingga di tingkat desa. "Data ini sangat penting, sebab untuk diinvetarisir apakah fasilitas itu masih layak atau tidak," imbuhnya.

Tampak  hadir, Camat Adiluih Gandung Hartadi dan uspika setempat serta pengurus KONI Kabupaten Pringsewu. (*).

Laporan: Sulistyo.

Editor: M Furqon.


Berikan Komentar