Aktivitas Pesantren Nurul Ikhlas Tulangbawang Kembali Normal

Tanggal 14 Nov 2022 - Laporan Abdul Rohman. - 4501 Views
Pengasuh Pesantren Nurul Ikhlas Tulangbawang dan wali santri.

MOMENTUM, Menggala -- Teka teki yang menjadi pertanyaan publik soal mengapa para santri Ponpes Nurul Ikhlas Tulangbawang pulang ke rumah terjawab. Ada apa dan mengapa hal itu terjadi pun sudah terang benderang.

Hari ini, Senin 14 November 2022, aktifitas proses belajar dan mengajar di ponpes tersebut sudah kembali normal. Para santriwan dan santriwati sudah kembali ke ponpes secara berangsur-angsur.

Para wali santri menyampaikan permohonan maaf, baik secara langsung maupun tidak langsung. Silih berganti para wali santri menyampaikan permohonan maaf melalui pesan singkat WA dan akan segera mengantarkan kembali putra-putrinya.

Pengasuh Ponpes Nurul Ikhlas Tulang Bawang, KH. Masykur Faruq didampingi para pengurus ponpes menerangkan saat ini aktifitas ponpes kembali normal.

Masykur menjelaskan, pada Sabtu malam Minggu (12/11/2022) ada sejumlah santri yang ingin pulang dan para wali menjemput di halaman ponpes. Suasana terlihat ramai, banyak orang dan kendaraan.

Pada hari Sabtu dan Minggu pengasuh Ponpes Nurul Ikhlas, Masykur melaksanakan kegiatan pengajian di Tulangbawang Barat dan Kampung Gedungjaya, Kecamatan Rawapitu. Dan Minggu sore kembali ke ponpes.

"Pada saat ada santri minta pulang, saya sedang mengisi pengajian di Rawapitu. Pada Minggu sore saya sudah berada di ponpes,"jelasnya.

Mengapa para santri minta pulang, dijelaskannya, karena ada sejumlah santri yang ditugaskan ke Rawapitu mengurus dan mengelola kegiatan pengajian yang digelar di sana.

"Ada sejumlah santri yang saya tugaskan ke Rawapitu. Para santri lainnya rupanya mau pulang dan minta jemput orang tuanya masing-masing. Tidak saya perbolehkan pulang dan keluar dari ponpes,"ulasnya.

Kesalahpahaman itu meluas, terjadi cekcok antara pengurus ponpes dengan wali santri. Sehingga terlihat ramai dan riuh. Pada akhirnya menjadi pusat perhatian berbagai pihak.

"Lantaran takut dengan keramaian dan keributan, para santri minta dijemput orang tuanya. Dan alhamdulilah kondisi berangsur membaik dan dapat normal kembali," katanya.

Menurutnya, semua dan segala kejadian yang sempat ada di lingkungan ponpes, hanya kesalahpahaman antara pengurus ponpes, wali santri dan sejumlah pihak.

"Alhamdulilah, kesalahpahaman itu sudah klear dan sudah tidak ada masalah seperti yang telah berkembang tersebut," kata Faruq.

Penceramah yang kondang dengan ceramah dalam kubur itu menambahkan, isu kurang baik yang sempat viral dan berkembang di muka publik tidaklah benar.

"Segala isu dan berita kurang baik yang berkembang di media sosial itu tidaklah benar. Telah terjadi kesimpang-siuran berita yang kurang baik. Dan hari ini kami dan kita semua membuktikan bahwa di ponpes dalam keadaan baik - baik saja," terangnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon

Comment

Berita Terkait


Hari Guru Nasional, IGTKI Gelar Lomba Puisi d ...

MOMENTUM, Kotaagung -- Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2022 ...


Piala Erick Thohir, Ribuan Karateka Ramaikan ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Da ...


Keluyuran Saat Jam Sekolah, 33 Pelajar di Met ...

MOMENTUM, Metro -- Sebanyak 33 pelajar terjaring razia karena ked ...


Bunda Literasi Lamteng Kampanyekan Gemar Memb ...

MOMENTUM, Kotagajah -- Bunda Literasi Kabupaten Lampung Tengah (L ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com