Wahdi Minta Masyarakat Bersabar

Tanggal 06 Jun 2023 - Laporan Rio - 783 Views
Walikota Metro Wahdi Sirajuddin

MOMENTUM, Metro--Setelah DPRD, kini giliran Walikota Metro Wahdi Siradjuddin yang meminta masyarakat bersabar terkait pelaksanaan program pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan.

Wahdi mengatakan, saat ini Pemkot Metro sedang berupaya mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur  seperti yang diharapkan masyarakat.

"Tentu kita ingin melakukan pembangunan di Kota Metro dengan lebih cepat lagi. Namun semuanya harus tetap harus sesuaoi proses dan prosedur pelaksanaan kegiatan, kata Wahdi, Selasa (6-6-2023).

Karena itu, dia meminta bersabar terkait pelaksanaan program pembangunan infrastruktur, khsusunya perbaikan jalan yang saat ini sedang dalam proses. 

Dia juga mengimbau satuan kerja terkait memiliki inisiatif memperbaiki kerusakan jalan, tanpa menunggu intruksi dari walikota maupun wakil walikota.

"Kita evaluasi bersama pembangunan tata kelola Pemerintahan Kota Metro, agar semua lebih baik lagi dan sesuai harapan masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Metro Subhan.

Menurut Subhan, program perbaikan kerusakan jalan yang dijanjikan pemkot setempat, saat ini masih dalam proses. 

"Ada proses yang harus dilalui dalam pengerjaan proyek infrastruktur khususnya penanganan jalan. Mulai dari lelang, pelengkap admistrasi dan penetapan pemenang tender," kata Subhan, Selasa 30 Mei 2023. (**)

Editor: Munizar


Comment

Berita Terkait


Kakanwil Kemenag Lantik 12 Pejabat Eselon III ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama ...


Bobby Irawan Mundur, Tony Ferdinansyah Ditunj ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Sekretatis Dinas Perumahan, Kawasan Perm ...


Pasar Liwa Ditata Ulang, PKL Ditertibkan ...

MOMENTUM, Liwa--Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) bersa ...


Tertinggi Dalam Lima Tahun Terakhir, Realisas ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Realisasi investasi Provinsi Lampung pad ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar