Ratusan Karyawan PT SSH Unjuk Rasa Tuntut THR

Tanggal 09 Apr 2024 - Laporan Endri. - 323 Views
Bupati Lampung Selatan menemui karyawan PT SSH yang berunjukrasa menuntut THR. Foto. Endri.

MOMENTUM, Katibung -- Sekitar seratus karyawan PT Sari Segar Husasa (SSH) di Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, berunjuk rasa menuntut tunjangan hari raya (THR) dibayar penuh. 

Unjuk rasa karyawan perusahaan pengolah kelapa yang berlokasi di Jalan Raya Bakauheni Km 16 itu berlangsung pada Sabtu, 6 April 2024.

Beberapa waktu unjuk rasa berlangsung, Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto datang menemui mereka untuk melakukan mediasi dengan pihak PT SSH.

Setelah dilakukan mediasi, Nanang mengatakan, pihak manajemen PT SSH akan memenuhi tuntutan para karyawan dengan membayar penuh THR karyawan.

"Berkat doa bapak ibu sekalian, THR kalian tahun ini sama seperti tahun lalu" katanya saat menjumpai para pendemo, Sabtu (6-4-2024). 

Salah satu pekerja, Ngatemi mengaku senang dengan keputusan tersebut. “Alhamdulillah bang, menang kami, THR akan dibayar full sesuai dengan kemauan para buruh harian dan borongan,” katanya

Ilham yang juga sebagai buruh harian mengatakan, karena perbankan sudah tutup maka sisa THR akan dibayarkan via transfer setelah bank kembali beroperasi pasca lebaran Idulfitri 2024.

“Ya, janjinya begitu sisanya akan dibayar setelah bank buka,” imbuhnya.

Pihak perusahaan berjanji akan membayarkan setelah lebaran. Tetapi para buruh masih belum seratus persen percaya. Mereka akan kembali menggelar unjuk rasa jika ternyata perusahaan ingkar janji.

“Kalau perusahaan nggak bayar sisanya setelah lebaran ya kami akan demo lagi lebih besar lagi,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Katibung AKP Aos Kusni Palah mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin di hadapan pengunjuk rasa menginformasikan jika tuntutan buruh akan dipenuhi.

“Ya, tadi informasi dari HRD Pak Hendra sisa THR akan dibayar setelah bank buka selesai lebaran,” kata Aos.

Karena tuntutan sudah dipenuhi, Aos meminta para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib.

“Jadi sekarang bapak ibu semua sebaiknya membubarkan diri ya, sabar tunggu setelah bank buka lagi, pasti dibayarkan, percayalah sama saya, ” ujarnya. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


PGN Lunasi Sisa Obligasi USD 396 Juta Tepat W ...

MOMENTUM, Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk telah me ...


PGN Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Masa ...

MOMENTUM, Jakarta -- Energy security atau ketahanan energi menjad ...


Maknai 29 Tahun Perjalanannya, Telkomsel Berk ...

MOMENTUM, Jakarta--Dalam memperingati 29 Tahun perjalanannya, Tel ...


Kopkar Ruwa Jurai PTPN VII Dituntut Lebih Kre ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Koperasi Karyawan Ruwa Jurai melaksana ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com