MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi Lampung melakukan penanganan jalan rusak dan berlubang di sejumlah ruas jalan provinsi menjelang puncak musim hujan dan bulan Ramadan.
Kegiatan tersebut meliputi penutupan lubang, pembersihan drainase, bahu jalan, pengangkatan sedimen, serta penanganan titik longsor.
Perbaikan dilaksanakan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK). Penanganan dilakukan serentak oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di sejumlah ruas strategis, di antaranya ruas Kalirejo–Bangunrejo, Metro–Kotagajah, Kotabumi–Bandarabung, serta Dayamurni–Gunungbatin.
Di wilayah Kotabumi–Bandarabung, petugas menurunkan alat berat untuk membersihkan saluran air di sisi bahu jalan guna mengurangi genangan. Setelah pembersihan, dilakukan penimbunan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.
Pada ruas Metro–Kotagajah, petugas mengeruk saluran air di bahu jalan untuk memperlancar aliran dan menekan potensi genangan. Kegiatan serupa juga dilakukan di ruas Dayamurni–Gunungbatin, disertai penimbunan lubang jalan.
Sementara di ruas Kalirejo–Bangunrejo, penanganan meliputi pengerukan drainase dan penutupan lubang agar ruas tetap dapat dilalui kendaraan.
Selain penanganan darurat, Pemprov Lampung menyiapkan program perbaikan lebih luas pada 62 ruas jalan provinsi. Program tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada Maret 2026. Pemerintah daerah menyatakan perbaikan difokuskan pada peningkatan kondisi fisik jalan dan fungsi drainase di sepanjang ruas prioritas. (**)
Editor: Muhammad Furqon