Potensi Migas Lampung Capai Ratusan Juta Barel, Komisi XII DPR RI Tinjau Sektor Energi

Tanggal 20 Feb 2026 - Laporan Harian Momentum - 152 Views
Komisi XII DPR RI kunjungan kerja dalam rangka reses ke Lampung diterima Sekda Marindo Kurniawan. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Provinsi Lampung memiliki potensi sumber daya minyak dan gas bumi (migas) yang signifikan, dengan estimasi mencapai sekitar 830 juta barel. 

Potensi tersebut menjadi Komisi XII DPR RI dalam kunjungan kerja reses ke Lampung untuk mengawasi pengelolaan sektor energi dan lingkungan hidup, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan itu berlangsung di Hotel Radisson, Bandarlampung, dihadiri jajaran pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku industri energi dan migas. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan hadir mewakili Gubernur Lampung mendampingi rombongan DPR RI.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Paul Ibnu Suhendra, mengatakan potensi migas Lampung didasarkan pada kajian geologi yang menunjukkan peluang sumber daya minyak dalam jumlah besar, namun masih memerlukan eksplorasi lanjutan.

“Potensi sumber daya minyak di Lampung diperkirakan mencapai sekitar 830 juta barel. Ini memerlukan pematangan melalui eksplorasi lanjutan untuk memastikan cadangan yang dapat diproduksi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini telah dilakukan akuisisi seismik 2D sepanjang 652 kilometer untuk meningkatkan kualitas pemetaan bawah permukaan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka potensi migas baru dan mendukung peningkatan produksi nasional.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap kebijakan dan implementasi usaha hulu migas, termasuk rencana survei seismik 2D oleh PT Pertamina EP di wilayah Lampung dan Sumatera Selatan.

Menurutnya, survei seismik sepanjang 688,5 kilometer tersebut akan memberikan kontribusi sekitar 17,7 persen dari target survei seismik nasional tahun 2026.

“Jika survei ini berjalan, kontribusinya cukup signifikan terhadap target nasional. Ini menjadi langkah penting untuk mendukung eksplorasi migas ke depan,” kata Putri.

Survei tersebut direncanakan melintasi lima kabupaten di Lampung, yakni Tulangbawang, Tulangbawang Barat, Waykanan, Lampung Tengah, dan Lampung Timur, serta mencakup 35 kecamatan dan 142 desa.

Sementara itu, Direktur Regional 1 Sumatera PT Pertamina EP, Muhammad Arifin, mengungkapkan estimasi potensi oil in place di wilayah kerja Sumatera Bagian Selatan Area 1 mencapai sekitar 1,4 miliar barel. Survei seismik direncanakan dimulai pada Juni 2026, dilanjutkan dengan studi lanjutan dan pemboran eksplorasi pada 2028.

“Tanpa eksplorasi hari ini, tidak akan ada produksi di masa depan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan terhadap percepatan perizinan dan koordinasi lintas instansi guna mendukung pengembangan sektor energi dan sumber daya mineral, sekaligus menjaga keseimbangan dengan aspek sosial dan kelestarian lingkungan.

Selain potensi migas, Pemprov Lampung juga mencatat capaian bauran energi baru terbarukan sebesar 36,32 persen pada 2025, melampaui target Rencana Umum Energi Daerah sebesar 36 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan Lampung sebagai salah satu wilayah pengembangan energi nasional. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Potensi Migas Lampung Capai Ratusan Juta Bare ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Provinsi Lampung memiliki potensi sumb ...


Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Ikuti Rakor K ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri A ...


PT TUN Menangkan Kubu Slamet Ariyadi Atas Sen ...

MOMENTUM, Jakarta -- Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) ...


Angin Kencang Terjang Pasar Kotabumi, Aprozi ...

MOMENTUM, Kotabumi -- Hujan deras disertai angin kencang menerjan ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar