Pemprov Lampung Perkuat Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali

Tanggal 03 Mar 2026 - Laporan Harian Momentum - 71 Views
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Kecukupan pasokan dan kelancaran distribusi bahan pokok dinilai menjadi kunci utama menjaga stabilitas harga, terutama menjelang hari raya maupun di luar periode tersebut. 

Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual, dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir, Selasa (3/3/2026). Rapat diikuti Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bani Ispriyanto dari Ruang Command Center Lantai 2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya menjaga stok bahan pokok agar harga tetap stabil.

“Lebaran tidak Lebaran seharusnya sama saja kalau stok kita cukup,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat Amalia Adininggar Widyasanti memaparkan, berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) 2 Maret 2026, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen.

Untuk Provinsi Lampung, inflasi tahunan tercatat 2,95 persen, lebih rendah dibandingkan angka nasional. Inflasi bulanan (month-to-month) nasional pada Februari 2026 sebesar 0,68 persen, sedangkan Lampung berada di angka 0,36 persen.

Capaian tersebut menempatkan Lampung sebagai provinsi dengan inflasi terendah di wilayah Sumatera. Secara nasional, seluruh 38 provinsi mengalami inflasi tahunan dengan rentang 0,63 persen hingga 6,94 persen.

Dari sisi Indeks Harga Konsumen (IHK) (2022=100), nasional pada Februari 2026 tercatat sebesar 110,50, naik dari Januari 2026 sebesar 109,75. Sementara IHK Lampung berada di angka 110,11, sedikit lebih rendah dibandingkan nasional.

Secara nasional, inflasi Februari 2026 terutama didorong oleh kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan andil 2,26 persen, seiring normalisasi tarif listrik setelah periode diskon pada awal 2025. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga memberikan andil, termasuk kenaikan harga emas perhiasan yang mengikuti tren global.

Di Lampung, tekanan inflasi dinilai dapat diredam melalui penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pengawasan distribusi bahan pokok, serta sinergi lintas sektor dalam menjaga pasokan dan kelancaran distribusi selama Ramadan 1447 Hijriah.

Pemprov Lampung menyatakan akan terus memantau perkembangan harga, memperkuat operasi pasar, serta menjaga keseimbangan antara stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi guna mempertahankan daya beli masyarakat. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Ekonomi Lampung 2025 Tumbuh 5,28 Persen, Lamp ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Perekonomian Provinsi Lampung mencatat ...


Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Pangan Jel ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ...


Pemprov Lampung Perkuat Pasokan dan Distribus ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Kecukupan pasokan dan kelancaran distr ...


Telkomsel Ajak Anak Panti Asuhan Berbelanja d ...

MOMENTUM, Palembang -- Menyambut Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 202 ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar