Munir Gelar Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim, Bahas Pembangunan Jalan hingga Aspirasi Warga

Tanggal 16 Mar 2026 - Laporan Ikhsan Ferdiayanto - 78 Views
Silaturrahmi tokoh masayarakat LPJ 1 tahun Munir abdul Haris, sebagai anggota DPRD Provinsi lampung 2024-2029. Foto: Ist.

MOMENTUM, Sendangagung -- Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, menggelar kegiatan silaturahmi bersama guru ngaji dan tokoh masyarakat sekaligus santunan anak yatim di Posko Munir Centre, Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sendangagung, Kabupaten Lampung Tengah, Ahad (15/3/2026).

Kegiatan tersebut juga menjadi ajang penyampaian laporan kinerja (LPJ) satu tahun Munir sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024–2029.

Dalam kegiatan itu, Munir menyampaikan sejumlah capaian dan upaya yang telah diperjuangkannya, khususnya terkait pembangunan infrastruktur di daerah pemilihan (dapil) 7 Lampung Tengah.

Ia mengatakan, bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung serta anggota DPRD lintas fraksi dari dapil 7, pihaknya mendorong percepatan pembangunan jalan provinsi di Lampung Tengah.

“Alhamdulillah pada 2026 Kabupaten Lampung Tengah mendapatkan prioritas pembangunan ruas jalan provinsi dengan total nilai proyek lebih dari Rp300 miliar,” kata Munir.

Beberapa ruas jalan yang akan dibangun antara lain Pringsewu–Kalirejo sepanjang 2,5 km senilai Rp25 miliar, Bandar Jaya–Mandala sepanjang 10 km senilai Rp100 miliar, Wates–Metro 1,5 km senilai Rp15 miliar, Kalirejo–Bangunrejo 6 km senilai Rp60 miliar, Padangratu–Pekurun Udik 4 km senilai Rp40 miliar, serta Padangratu–Kalirejo sepanjang 7 km senilai Rp70 miliar.

Menurutnya, anggaran pembangunan jalan tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp97 miliar.

“Ini berkat kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi Lampung lintas fraksi dari dapil 7 Lampung Tengah yang bersama-sama memperjuangkan kebijakan pembangunan untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain menyampaikan laporan kinerja, Munir juga menampung sejumlah aspirasi masyarakat yang hadir. Salah satunya terkait program bantuan pendidikan.

Seorang warga, Martoyo, menyampaikan terima kasih karena cucunya telah dibantu mendapatkan beasiswa kuliah. Hal serupa juga disampaikan Sumarni yang mewakili wali murid di Kecamatan Sendangagung.

Menurutnya, sekitar 3.200 siswa di wilayah tersebut telah menerima Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi yang diperjuangkan melalui Munir selama dua tahun terakhir.

Munir menyebutkan, pada 2024 terdapat sekitar 11 ribu siswa di Lampung Tengah yang menerima bantuan PIP, dan jumlahnya meningkat menjadi 25 ribu siswa pada 2025.

“Semoga pada 2026 minimal bisa bertahan di angka 25 ribu siswa, bahkan kalau bisa bertambah,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, warga juga menyampaikan keluhan terkait menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menanggapi hal itu, Munir menegaskan akan menjalankan fungsi pengawasan agar program pemerintah tersebut berjalan optimal.

“Jangan sampai anggaran negara yang besar justru menjadi mubazir karena makanan tidak dimakan anak-anak. Anggaran untuk menu siswa TK hingga kelas III sebesar Rp8.000 dan kelas IV ke atas Rp10.000 harus digunakan sepenuhnya untuk makanan yang berkualitas,” katanya.

Aspirasi lain juga datang dari sekitar 200 sopir truk di Kecamatan Sendangagung yang mengeluhkan larangan melintas di ruas jalan wilayah Pringsewu karena dianggap melebihi kapasitas muatan.

Menanggapi hal tersebut, Munir menjelaskan bahwa berdasarkan peraturan daerah, batas maksimal muatan untuk jalan provinsi adalah 12 ton, sedangkan jalan kabupaten maksimal 8 ton.

Ia menyatakan akan segera berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, seperti pemerintah kabupaten, kepolisian, dan dinas perhubungan, guna mencari solusi terbaik bagi para sopir sekaligus menjaga kualitas jalan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat, di antaranya KH Hamdat (Syuriah PCNU Lampung Tengah), Kyai Gufron Mustofa (Ketua MWC NU Sendangagung), KH Jalil (MWC NU Bangunrejo), serta para pengasuh pondok pesantren, ustaz dan ustazah, aparat kampung, tokoh pemuda, dan masyarakat.

Secara keseluruhan, kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim tersebut dihadiri sekitar 800 orang. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


DPRD Lampung Minta Polda Perluas Penyelidikan ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Gar ...


Munir Gelar Silaturahmi dan Santuni Anak Yati ...

MOMENTUM, Sendangagung -- Anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampun ...


Yuhadi Bagikan 250 Paket Lebaran untuk Warga ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kota ...


‎Anggota DPRD Desak Aparat Usut Aktor Utama ...

‎‎MOMENTUM, Bandarlampung--Anggota DPRD Provinsi Lampung dari ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar