Warga Purwotani dan Sindanganom Rindukan Jalan Layak Dilewati

Tanggal 01 Apr 2026 - Laporan Ikhsan - 697 Views
Momen mobil minibus terjebak di jalur penghubung Purwotani-Sindanganom. Foto: Ikhsan

MOMENTUM, Bandarlampung--Bukan jalan mantap, warga Desa Purwotani Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan dan Desa Sindanganom Kecamatan Sekampungudik, Lampung Timur hanya merindukan jalan yang layak dilewati kendaraan.

Jalan itu terletak di Kabupaten Lampung Selatan, tepatnya di wilayah Kotabaru bagian timur. Jalan itu menjadi penghubung antara Desa Purwotani dan Desa Sindanganom.

Dari sekira 2 KM ruas jalan Purwotani-Sindanganom tersebut, nyaris tidak ada jalan dengan permukaan yang rata. Setiap pengendara yang melintas dipastikan akan 'goyang inul' karena permukaan yang bergelombang dan becek berlumpur.

Aspal yang dulu pernah terpasang pun sudah hilang tenggelam dan menyisakan gundukan yang kerap merusak badan kendaraan. Tak jarang mobil, motor yang mengalami kerusakan usai melintas di jalur tersebut, bahkan pengendara yang terjatuh tak mampu memilih sisi mana yang dapat dilalui.

Bertahun-tahun jalan itu tak pernah tersentuh pembangunan. Angin segar bakal ada perbaikan jalan belum pernah didengar masyarakat.

Padahal, jalan itu merupakan tulang punggung roda ekonomi para petani, pedagang dan pekerja buruh.

Para pelajar dari desa Purwotani pun harus menghadapi lintasan offroad itu setiap harinya.

Masyarakat sudah lelah mengadu, aspirasi sudah sering disampaikan setiap kali legislator menemui. Mereka paham, setiap jalan mempunyai wewenang masing-masing, ntah dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten atau jalan desa.

Tapi mereka sudah tidak ingin pusing dengan itu. Yang mereka pertanyakan, kemana saja pejabat yang punya wewenang itu? 

"Iya benar, jalan itu ada wewenang yang memang wajib membangun. Kalau ini memang berada di wilayah Lampung Selatan, tapi juga menghubungkan antara Lampung Selatan dan Lampung Timur. Kami jangan dibuat bingung ini wewenang siapa, karena kami sudah bingung kemana yang punya wewenang itu? Apa mereka ga tahu kalau disini ada jalan yang rusak parah," kata seorang warga yang sedang melintas di jalan tersebut kepada harianmomentum.com, Rabu (1-4-2026).

Warga Purwotani Heriyanto menyampaikan, jalan penghubung Purwotani-Sindanganom sudah sangat lama rusak parah. 

"Ini sudah sangat lama, dulu pernah sekali diaspal tapi tidak bertahan lama. Dan kembali seperti ini lagi," ujarnya.

"Dulu waktu anak saya yang pertama sekolah lewat sini terus, ya udah rusak begini. Sampai sekarang anak saya yang kedua udah lulus juga, malah makin parah jalannya. Dulu sering jemput karena motornya rusak pas lewat sini," imbuhnya.

Senada dikatakan Nico, warga Sindanganom yang juga kesehariannya melewati jalur tersebut.

"Waduh mas, kita harus bergantian kalau lewat sini. Kalau ada mobil dari arah berlawanan kita harus berhenti dulu. Karena takut juga, mobil itu sampe miring-miring kadang kepater (selip), dan jalur yang agak bisa dilewatin ya cuma itu-itu aja," jelasnya.

Padahal, kata Nico, setiap harinya para petani membawa hasil panennya melewati jalur tersebut.

"Kan kita pernah denger tu mas, katanya jalan yang ada di wilayah pertanian juga bakal diprioritasin kan, nah disini ini puluhan mobil melintas setiap hari untuk bawa hasil panen petani. Tapu belum juga ada perbaikan. Kalau ga bisa di buat jalan mantap, paling tidak layak dulu lah," keluhnya. (**)

Editor: Agung Darma Wijaya


Comment

Berita Terkait


Kas Daerah Tertekan, Pemkot Metro Andalkan Pi ...

MOMENTUM, Metro--Pemerintah Kota Metro mengambil langkah darurat ...


Metro Kehilangan Rp177 Miliar, Perbaikan Jala ...

MOMENTUM, Metro--Pemangkasan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh ...


Pemprov Bakal Terapkan WFH Setiap Jumat ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung ba ...


Parosil Lakukan Pemrombakan Besar-besaran, 88 ...

MOMENTUM, Waytenong -- Usai lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, Bupat ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar