Rapat Tertutup Memanas, Pj Sekda Metro Buka-bukaan Soal Titipan Proyek Komisi II DPRD

Tanggal 03 Apr 2026 - Laporan Adipati - Rio. - 175 Views
Kantor DPRD Kota Metro. Foto: Rio.

MOMENTUM, Metro -- Rapat tertutup membahas alokasi pinjaman Rp20 miliar yang di gelar DPRD bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Metro pada Rabu 1 April 2026 kemarin membuka tabir baru.

Menurut informasi yang dihimpun, rapat tertutup antara Legislatif dan Eksekutif tersebut sempat memanas. Hingga diduga terjadi buka-bukaan soal titipan proyek Komisi II DPRD Kota Metro di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat yang diduga dimotori oleh seseorang berinisial Ca.

Buka-bukaan itu disebut-sebut diutarakan Pj. Sekda Pemkot Metro Kusbani saat dia terpancing emosi lantaran diduga menerima tekanan dari sejumlah Anggota DPRD Kota Metro.

Dalam tragedi buka-bukaan tersebut, diduga Kusbani mengungkapkan jika jajaran Komisi II DPRD Kota Metro menitipkan proyek dan anggaran kegiatan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat dengan nilai hingga Rp2 miliar lebih.

Baca Juga: Polemik Utang Rp20 Miliar, DPRD Metro ''Kecipratan'' THR

Dalam debat panas itu, diinfokan, Plt. Kadis Kominfotik Kota Metro, Deddy Hasmara yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjelaskan secara rinci siapa saja oknum-oknum anggota DPRD yang menitipkan paket proyek tersebut.

Saat dikonfirmasi terkait kebenaran debat panas tersebut, Pj. Sekda Pemkot Metro memberikan jawaban sumir. Dia tidak menegaskan apakah buka-bukaan soal titipan proyek tersebut benar atau tidak.

"Kalau masalah titipan itu, saya tidak tahu persisnya seperti apa, itu adalah program masih zamannya pak Wahdi sehingga proses seperti itu juga menjadi suatu catatan kepada semua OPD tim TAPD baik itu pemerintah maupun DPRD sendiri," ucapnya, Jumat (3-4-2026).

Namun begitu, Kusbani menyebut jika ada beberapa Anggota DPRD Kota Metro yang pernah menjadi kontraktor atau pemborong sebelum menjadi anggota Legislatif.

"Kalau titipan seperti itu kami tidak tahu, namanya titipan atau apa. Tapi yang namanya paket kegiatan itu terbagi ke teman-teman yang memiliki CV. Mungkin ada salah satu dua atau tiga sebagian yang ada di DPRD mempunyai perusahaan mempunyai keluarga mungkin itu menjadi sorotan, itu kan menjadi isu yang tidak baik," ujarnya.

Kusbani mengaku, jika selama dia menjabat di Pemkot Metro, tidak pernah menerima titipan kegiatan proyek apapun.

"Jadi bukan masalah titipan atau apa, semua kegiatan kami terbuka transparan. Siapa yang melaksanakan bisa dicek. Tapi untuk namanya titipan saya belum pernah nerima sesuatu titipan. Dan untuk terkait apa yang ditanyakan di kegiatan kemarin itu kan masih di zamannya Walikota Wahdi," tambahnya.

Kusbani mengimbau, OPD di Pemkot Metro untuk bekerja transparan.

"Penyusunan kegiatan di tahun 2026 untuk dilaksanakan nanti di tahun 2027. Saya harap pola kedepan posisi OPD masih komit menjalankan tupoksinya dengan tatanan aturan yang ada," imbaunya.

"Kalau namanya orang berteman minta tolong itu kalau bisa ditolong kalau tidak bisa ditolong itu namanya juga kita berusaha bersama. Yang mempunyai kegiatan yang mengatur kegiatan bukan di Walikota, Wakil Walikota, Sekda atau TAPD," pungkasnya.

Sementara, Plt Kepala Diskominfotik Kota Metro, Deddy Hasmara membantah adanya pernyataan Pj. Sekda Pemkot Metro tersebut.

"Gak ada itu, kemarin itu bahas masalah peminjaman 20 m (miliar) itu loh, kami kan harus jelasin dari awal," kata Deddy saat dihungbungi via WhatsApp (WA).

Bahkan, saat dikonfirmasi lebih lanjut, Deddy tetap membantah terkait adanya dugaan buka-bukaan proyek titipan tahun 2025 dari Komisi II DPRD Kota Metro di Disdikbud setempat.

"Saya tidak mau mengada-ngada, gak mau mengeluarkan stetmen apa apa soal proyek itu," kilah Deddy.

"Gak ada stetmen saya yang lain lain, rapat itu khusus untuk evaluasi sesuai undangan dari dewan saja, bahas peminjaman 20 m itu," tambahnya.(**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Rapat Tertutup Memanas, Pj Sekda Metro Buka-b ...

MOMENTUM, Metro -- Rapat tertutup membahas alokasi pinjaman Rp20 ...


Polemik Utang Rp20 Miliar, DPRD Metro ''Kecip ...

MOMENTUM, Metro -- Polemik pinjaman Rp20 miliar yang di pertanyak ...


Reses di Kalirejo, Edi Yonisa: Aspirasi Warga ...

MOMENTUM, Kalirejo--Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Lampung Tenga ...


Perkuat Konsolidasi, PAN Bandarlampung Target ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Ama ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar