Antisipasi El Nino 2026, Pemkot Metro Percepat Tanam untuk Cegah Gagal Panen

Tanggal 30 Apr 2026 - Laporan Adipati - Rio. - 51 Views
Walikota Metro Bambang Iman Santoso. Foto: Rio.

MOMENTUM, Metro -- Pemerintah Kota Metro memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang 2026 akibat fenomena El Nino. Salah satu strategi utama yang didorong adalah percepatan masa tanam serta penguatan sinergi lintas sektor guna menjaga produktivitas pertanian.

Langkah tersebut disampaikan dalam dialog antara pemerintah daerah dan pelaku utama sektor pertanian di Landbouw Pertanian, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi sekaligus menyatukan langkah menghadapi ancaman iklim ekstrem.

Walikota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga sektor pertanian sebagai penopang ekonomi. Ia memastikan dukungan berupa sarana produksi, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta infrastruktur irigasi akan terus diperkuat.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan petani terpenuhi agar tetap produktif meskipun menghadapi cuaca ekstrem,” ujarnya.

Menurut Bambang, pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk memperoleh tambahan bantuan, seperti traktor, mesin panen, dan pompa air. Namun, ia menekankan pentingnya pengelolaan bantuan secara optimal di tingkat lapangan.

Sejumlah langkah strategis lain yang disiapkan meliputi pemetaan wilayah rawan kekeringan, penerapan sistem peringatan dini, serta pembangunan dan optimalisasi jaringan irigasi. Pada 2026, Kota Metro juga mendapatkan alokasi pembangunan jaringan irigasi di sejumlah titik serta bantuan pompa air.

Selain sektor pertanian, pemerintah turut mencatat potensi di sektor peternakan. Sejumlah sapi asal Kota Metro bahkan masuk nominasi tingkat nasional dengan bobot di atas satu ton.

Pemerintah Kota Metro optimistis, melalui penguatan koordinasi antara pemerintah, petani, dan pemangku kepentingan, sektor pertanian dan perikanan tetap mampu bertahan serta menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah tekanan perubahan iklim.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro Hery Wiratno mengatakan musim kemarau tahun ini berpotensi memberi tekanan serius jika tidak diantisipasi sejak dini.

“Dialog ini penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan petani, agar langkah mitigasi berjalan efektif menghadapi potensi kemarau panjang akibat El Nino,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sektor pertanian di Kota Metro ditopang kelembagaan yang kuat, mulai dari kelompok tani, kelompok pembudidaya ikan, kelompok wanita tani, hingga kelompok peternak yang melibatkan ribuan kepala keluarga.

Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola secara terkoordinasi agar distribusi bantuan dan penerapan teknologi tepat sasaran.

Dalam menghadapi risiko kekeringan, pemerintah daerah juga menekankan pengelolaan sumber daya air secara terpadu, termasuk koordinasi dengan instansi terkait seperti dinas pekerjaan umum untuk menjaga ketersediaan air irigasi.

Selain itu, percepatan masa tanam menjadi perhatian utama. Pemerintah menetapkan batas waktu tanam padi hingga pertengahan Mei 2026. Petani diimbau tidak menanam padi setelah periode tersebut guna menghindari risiko gagal panen.

“Jika melewati pertengahan Mei, lebih aman beralih ke komoditas lain seperti jagung yang lebih adaptif terhadap kondisi kering,” kata Hery.

Ia juga menganjurkan penggunaan varietas unggul berumur genjah, seperti Inpari 38 dan Inpari 46, yang memiliki masa panen relatif singkat sehingga dapat mengurangi risiko kerugian akibat kekeringan. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Antisipasi El Nino 2026, Pemkot Metro Percepa ...

MOMENTUM, Metro -- Pemerintah Kota Metro memperkuat langkah antis ...


441 Warga Pringsewu Terima Bantuan Atensi Kem ...

MOMENTUM, Pringsewu -- Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Ate ...


Pemkot Metro Mulai Perbaiki Jalan Berlubang, ...

MOMENTUM, Metro -- Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mulai melakukan ...


Kantor Pertanahan Bandarlampung Luncurkan Lay ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Kantor Pertanahan Kota Bandarlampung m ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com