Ekonomi Lampung Triwulan I 2026 Tumbuh 5,58 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun

Tanggal 05 Mei 2026 - Laporan Harian Momentum - 97 Views
Kepala BPS Lampung Ahmad Riswan Nasution. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat perekonomian Lampung pada Triwulan I 2026 tumbuh 5,58 persen secara tahunan (year-on-year), menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Kepala BPS Lampung Ahmad Riswan Nasution mengatakan pertumbuhan tersebut didorong meningkatnya aktivitas produksi dan mobilitas masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Lampung secara tahunan mencapai 5,58 persen,” kata Riswan dalam rilis di Kantor BPS Lampung, Selasa (5/5/2026).

Secara regional, capaian tersebut menempatkan Lampung di peringkat kedua di Sumatera setelah Kepulauan Riau yang tumbuh 7,04 persen. Sementara kontribusi Lampung terhadap perekonomian Sumatera berada di posisi keempat dengan andil sekitar 9,72 persen.

Dari sisi produksi, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang utama pertumbuhan, terutama dari subsektor tanaman pangan dan hortikultura.

Selain itu, peningkatan mobilitas masyarakat turut mendorong aktivitas ekonomi. Kunjungan wisatawan nusantara pada triwulan ini tumbuh 25,55 persen, diikuti kenaikan jumlah penumpang transportasi darat, laut, dan udara.

Dari sisi pengeluaran, investasi yang tercermin dalam Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 5,19 persen secara tahunan, meski secara triwulanan mengalami kontraksi 28,43 persen. Sementara itu, ekspor dan impor tercatat menurun baik secara tahunan maupun triwulanan.

Secara struktur, perekonomian Lampung masih didominasi sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan. Sektor pertanian berkontribusi 23,14 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan menjadi sumber pertumbuhan terbesar.

Sektor akomodasi dan makan minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,43 persen. Dari sisi pengeluaran, konsumsi pemerintah tumbuh 13,84 persen, sementara konsumsi rumah tangga tetap menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 64 persen.

Meski tumbuh secara tahunan, ekonomi Lampung secara triwulanan (quarter-to-quarter) mengalami kontraksi 1,08 persen. Penurunan ini dipengaruhi faktor musiman, terutama berkurangnya aktivitas pada sektor konstruksi, industri pengolahan, dan jasa terkait proyek.

Namun, sejumlah sektor seperti pertanian, perdagangan, serta informasi dan komunikasi tetap tumbuh dan menopang kinerja ekonomi daerah. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Amanah Zakat Luncurkan Program Dzulhijjah–M ...

MOMENTUM, Depok -- Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZ) Amanah Zakat ...


Tani Mart Qurban Tetapkan Harga Sapi Rp62.000 ...

MOMENTUM, Jakarta -- Tani Mart Qurban menetapkan harga sapi kurba ...


Ekonomi Lampung Triwulan I 2026 Tumbuh 5,58 P ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi L ...


Stabilitas Harga Terjaga, Lampung Jadi Provin ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Provinsi Lampung menjadi provinsi dengan ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com