Kemnaker Gandeng IJTI Siapkan Jurnalis Kampus Hadapi Era AI

Tanggal 04 Jun 2026 - Laporan Harian Momentum - Rilis - 124 Views
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, tandatangani kerja sama di Kantor Dewan Pers, Jakarta.

MOMENTUM, Jakarta -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menjalin kerja sama untuk meningkatkan kompetensi jurnalis kampus, dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, dan Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kesepahaman yang berlaku selama tiga tahun itu mencakup pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan literasi ketenagakerjaan, serta pemanfaatan sarana dan prasarana untuk mendukung program bersama.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, media massa memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi ketenagakerjaan yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan IJTI juga diarahkan untuk membekali generasi muda dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

"Fokus utama kerja sama ini adalah menyiapkan generasi muda, khususnya jurnalis kampus, agar memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI. Di saat yang sama, kami ingin memperkuat edukasi ketenagakerjaan melalui publikasi yang informatif dan mudah dipahami masyarakat," kata Cris.


Menurut dia, perkembangan teknologi digital dan AI telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi sekaligus mengubah kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM perlu dilakukan secara berkelanjutan agar angkatan kerja baru mampu beradaptasi dan tetap kompetitif.

"Kami di Kemnaker melihat bahwa disrupsi digital adalah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan kompetensi. Kolaborasi dengan IJTI ini sangat strategis untuk melakukan upskilling dan reskilling secara berkelanjutan," ujarnya.

Cris menambahkan, Kemnaker saat ini memiliki ekosistem layanan ketenagakerjaan SiapKerja yang menyediakan layanan mulai dari peningkatan kompetensi SDM, penempatan tenaga kerja, pengembangan usaha, hingga perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui kerja sama tersebut, informasi mengenai berbagai layanan dan program ketenagakerjaan diharapkan semakin mudah diakses dan dipahami oleh mahasiswa maupun masyarakat luas.

"Mahasiswa tidak hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang mendorong terciptanya masyarakat yang lebih produktif, adaptif, dan berdaya saing," kata Cris. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Kemnaker Gandeng IJTI Siapkan Jurnalis Kampus ...

MOMENTUM, Jakarta -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan I ...


132 ASN Tubaba Purna Bakti pada 2026, Tiga Pe ...

MOMENTUM, Panaragan -- Sebanyak 132 aparatur sipil negara (ASN) d ...


PNS Disperindag Lampura Diduga Jarang Masuk K ...

MOMENTUM, Kotabumi -- Seorang aparatur sipil negara (ASN) di ling ...


Lampung Perkuat Akuntabilitas, Targetkan Peni ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemprov Lampung terus memperkuat tata ke ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com