MOMENTUM, Bandarlampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung melalui Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) melakukan monitoring dan evaluasi terhadap persiapan atlet tinju yang tengah menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) untuk menghadapi PON Beladiri II 2026 di Manado, Sulawesi Utara.
Monitoring dipimpin Kabid Binpres KONI Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, didampingi anggota Binpres Syaiful Ikhwan dan Ahmad Abas. Rombongan diterima Ketua Umum Pertina Lampung, Hermanto, beserta jajaran pengurus, pelatih, dan atlet di Nusa Lontar Boxing Camp, Bandarlampung.
Dalam kunjungan tersebut, Yopi meninjau langsung program latihan atlet yang dipersiapkan untuk PON Beladiri II. Ia mengapresiasi keseriusan Pengprov Pertina Lampung yang telah melaksanakan Pelatda selama tiga pekan terakhir sebagai bagian dari pembentukan tim terbaik Lampung.
Saat ini, Pelatda diikuti 24 atlet, terdiri atas 18 atlet putra dan enam atlet putri. Selain menjalani latihan rutin, Pertina Lampung juga menggelar latih tanding antar-klub tinju se-Lampung untuk meningkatkan kemampuan teknik, mental bertanding, dan kesiapan atlet menghadapi persaingan di tingkat nasional.
"KONI Provinsi Lampung memberikan apresiasi atas kerja keras Pengprov Pertina dalam mempersiapkan atlet. Kami melihat semangat dan keseriusan para atlet maupun pelatih sangat baik. Fokus utama saat ini adalah meningkatkan kualitas latihan agar target prestasi di PON Beladiri II dapat tercapai," kata Yopi.
Ia juga meminta seluruh atlet dan pelatih tetap fokus menjalankan program latihan yang telah disusun serta tidak terpengaruh oleh hal-hal di luar kepentingan pembinaan.
"Atlet dan pelatih cukup fokus pada latihan dan peningkatan prestasi. Persiapan yang matang, disiplin, serta kerja keras menjadi kunci untuk meraih hasil terbaik bagi Lampung di PON Beladiri II Manado," ujarnya.
Sementara itu, Hermanto mengatakan pihaknya berencana menggelar kejuaraan nasional sebagai ajang uji kemampuan sekaligus menambah jam terbang atlet sebelum turun di PON Beladiri II.
Menurutnya, selain menjalani training camp di Nusa Lontar Boxing Camp, para atlet juga terus dipacu meningkatkan kemampuan teknik dan fisik agar mampu bersaing dengan petinju dari daerah lain.
Monitoring yang dilakukan KONI Lampung merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh cabang olahraga yang diproyeksikan tampil pada PON Beladiri II menjalankan program pembinaan secara optimal.
"KONI Lampung hadir untuk memastikan setiap atlet mendapatkan pembinaan terbaik. Dengan persiapan yang terukur dan semangat juang yang tinggi, kami optimistis atlet Pertina Lampung mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah di PON Beladiri II Manado 2026," tutup Yopi. (*)
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com