Kuda Siger Siap Warnai Pagelaran Budaya Polres Pringsewu

Tanggal 24 Jun 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 142 Views
Polres Pringsewu akan menggelar pagelaran budaya tradisional dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Pendopo Kabupaten Pringsewu. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu--Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Pringsewu bakal menggelar pagelaran budaya akbar pada Kamis (25/6/2026) malam. 

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten Pringsewu mulai pukul 19.00 WIB ini, akan menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional unggulan sebagai wujud pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Sejumlah kelompok seni terbaik di Kabupaten Pringsewu dipastikan ambil bagian dalam acara tersebut. Mereka merupakan para juara dan peserta terbaik pada ajang Pringsewu Cultural Festival (PCF) yang pernah digelar Polres Pringsewu sebelumnya.

Beberapa kelompok yang dikonfirmasi tampil di antaranya Sanggar Seni Merah Putih Tulungagung Gadingrejo (Juara I PCF 2025 kategori Banyumasan), Sanggar Budoyo Lestari Sidoharjo (Juara I kategori Pegon), Turonggo Tirto Budoyo Pagelaran dengan atraksi mendeman, serta Reog Ponorogo Karya Budaya Adiluwih (Juara II PCF 2025).

Menariknya, pagelaran budaya kali ini juga akan menjadi momen perdana tampilnya Kuda Siger. Kesenian ini merupakan karya seni hasil akulturasi budaya Jawa dan Lampung yang diinisiasi langsung oleh Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra. Kesenian baru ini diharapkan menjadi simbol harmonisasi budaya yang hidup di tengah masyarakat Pringsewu yang majemuk.

Selain suguhan seni, pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk unggulan lokal melalui stan bazar UMKM. Tak hanya itu, Polres Pringsewu juga menghadirkan pelayanan publik berupa layanan SKCK Online di lokasi acara, guna memudahkan masyarakat yang ingin mengurus administrasi kepolisian sambil menikmati hiburan.

Kapolres Pringsewu, AKBP M. Yunnus Saputra, menjelaskan bahwa pagelaran budaya ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

"Budaya adalah identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memberikan panggung bagi para pelaku seni untuk terus berkarya," ujar Yunnus melalui keterangan resmi Humas Polres Pringsewu, Rabu (24/6/2026).

Menurut Yunnus, seni tradisional seperti kuda kepang dan reog ponorogo bukan sekadar tontonan, melainkan tuntunan yang mengandung nilai luhur seperti gotong royong dan persaudaraan. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Pringsewu untuk hadir menyemarakkan acara ini bersama keluarga.

Lebih lanjut, Yunnus menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari strategi cultural policing (pemolisian berbasis budaya) yang dikembangkan Polri. Melalui pendekatan budaya, Polri ingin membangun kedekatan emosional dengan warga guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

"Dengan budaya, kita bisa menyatukan berbagai latar belakang masyarakat dalam semangat persaudaraan. Di sinilah Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga nilai-nilai luhur bangsa," pungkasnya.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Kuda Siger Siap Warnai Pagelaran Budaya Polre ...

MOMENTUM, Pringsewu--Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian ...


Dipicu Pertengkaran Anak, Pria di Pringsewu T ...

MOMENTUM, Pringsewu--Seorang ibu rumah tangga berinisial WM (24) ...


Cekcok di Arena Biliar Pringsewu, Dua Pengunj ...

MOMENTUM, Pringsewu — Aksi keributan antar-pengunjung di sebuah ...


Hirup Udara Bebas, Roy Suryo dan Dokter Tifa ...

MOMENTUM, Jakarta -- Dua figur publik yang tengah menjadi sorotan ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com