Gubernur Harap Perguruan Tinggi Muhammadiyah Dukung Program Satu Desa Satu Sarjana

Tanggal 26 Jun 2026 - Laporan Harian Momentum. - 135 Views
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Lembaga pendidikan di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah diharapkan dapat menjadi mitra utama Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk mendukung Program Satu Desa Satu Sarjana yang akan diluncurkan pada 2027.

Harapan itu disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat menyambut jajaran pengurus pusat dan daerah Persyarikatan Muhammadiyah di Mahan Agung, Kamis (25/6/2026) malam. 

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-17 Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (ALPTK PTMA) yang berlangsung di Bandarlampung.

Menurut Gubernur, Muhammadiyah selama ini telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia di Lampung melalui berbagai lembaga pendidikan yang dimiliki.

"Kemajuan Provinsi Lampung hari ini tentunya tidak luput dari sumbangsih Muhammadiyah yang telah berkiprah di Provinsi Lampung dan mendidik sumber daya manusia yang berkualitas," ujarnya.

Gubernur mengatakan, Pemprov Lampung terus membuka ruang kolaborasi dengan Muhammadiyah di bidang pendidikan. Ia menilai investasi terbaik bagi masa depan bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia.

Pada kesempatan itu, Mirza juga mengungkapkan rencana peluncuran Program Satu Desa Satu Sarjana bagi mahasiswa perguruan tinggi swasta mulai 2027.

"Kalau ada sekitar 2.600 desa di Lampung, berarti ada 2.600 anak yang akan kami berikan beasiswa setiap tahun. Kami berharap perguruan tinggi Muhammadiyah dapat menjadi salah satu mitra utama dalam menyukseskan program ini," katanya.

Selain itu, Gubernur menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi yang dinilai mampu mempercepat akses lulusan ke dunia kerja. Karena itu, Pemprov Lampung berkomitmen memperkuat pengembangan pendidikan vokasi sebagai salah satu strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) dalam menyiapkan guru berkualitas untuk mendukung pembangunan nasional.

"Semakin bagus ekosistem LPTK kita, maka akan semakin bagus juga calon-calon guru yang akan kita dapatkan. Dengan begitu kita bisa memastikan ekosistem pembelajaran kita di masa depan akan lebih terjamin," ujar Fajar saat membuka Rakernas ALPTK PTMA.

Rakernas ALPTK PTMA ke-17 diikuti 101 peserta dan tamu undangan yang mewakili perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kualitas guru dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Gubernur Harap Perguruan Tinggi Muhammadiyah ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Lembaga pendidikan di bawah naungan Pers ...


Wamendikdasmen: Indonesia Masih Kekurangan 56 ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menen ...


Gubernur: Muhammadiyah Berperan Besar dalam P ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal ...


Rakernas I Aptisi Lampung, Menteri Dikti Dija ...

MMENTUM, Bandarlampung--Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesi ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com