Unjuk Rasa Tolak Kunjungan Jokowi di Bandarlampung, Soroti Isu HAM hingga Ijazah

Tanggal 27 Jun 2026 - Laporan Harian Momentum - 173 Views
Unjuk rasa tolak kunjungan mantan Presiden Jokowi di Tugu Adipura Bandarlampung. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung--Kunjungan mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Kota Bandarlampung, Sabtu (27/6/2026), diwarnai aksi penolakan dari Forum Suara Masyarakat Lampung (FSML) yang menggelar unjuk rasa di kawasan Tugu Adipura. 

Massa menyatakan sikap menolak safari politik Jokowi dan melontarkan sejumlah kritik terkait isu dugaan pelanggaran HAM, penegakan hukum, hingga polemik ijazah.

Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Ratusan personel disiagakan untuk mengamankan lokasi serta membentuk barikade agar massa aksi tidak mendekati titik agenda kunjungan Jokowi.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah spanduk bernada kritik. Di antaranya bertuliskan “Hak Rakyat untuk Melihat Ijazah Asli Jokowi”, “Kami Tolak Kriminalisasi Terhadap Aktivis dan Tokoh Hanya Karena Selembar Ijazah”, serta “Pak Jokowi, Jika Anda Seorang Negarawan Tunjukkan Ijazahmu di Publik”.

Unjuk rasa tolak kunjungan mantan Presiden Jokowi di Tugu Adipura Bandarlampung. Foto: Ist.

Koordinator Lapangan FSML, Meri, mengatakan penolakan tersebut didasarkan pada catatan selama Jokowi menjabat sebagai presiden. Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang dinilai belum terselesaikan.

“Ketika Pak Jokowi memimpin negeri ini pernah terjadi dugaan pelanggaran HAM, salah satunya peristiwa KM 50. Kami menilai saat itu tidak ada empati dari pemerintah,” kata Meri, Sabtu (27/6/2026).

Selain itu, FSML juga menyinggung peristiwa 21–22 Mei 2019 serta mempertanyakan konsistensi penegakan hukum dalam sejumlah perkara yang telah berkekuatan hukum tetap.

FSML turut menyoroti kembali polemik ijazah Jokowi yang belakangan kembali mencuat. Menurut mereka, persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan secara terbuka untuk meredam kegaduhan di masyarakat.

“Hal ini sederhana saja, tinggal tunjukkan ijazah agar tidak terjadi kegaduhan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dalam orasinya, FSML juga menduga safari politik Jokowi di sejumlah daerah berkaitan dengan agenda politik menuju Pemilu 2029. Mereka menilai, kepemimpinan nasional ke depan harus diisi sosok yang memiliki kapasitas intelektual, spiritual, dan kematangan dalam bernegara.

Selama aksi berlangsung, sempat terjadi adu argumen antara peserta aksi dan aparat keamanan. Namun situasi tetap dapat dikendalikan dan berlangsung kondusif.

Arus lalu lintas di sekitar Tugu Adipura sempat melambat akibat konsentrasi massa, namun tidak sampai terjadi penutupan jalan dan tetap dapat dilalui kendaraan.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Edy Irawan Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Persaingan menuju kursi Ketua DPD Par ...


Ketua DPRD Lampung Dukung Sensus Ekonomi 2026 ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Gir ...


Polres Pringsewu Amankan Senjata Tajam di Lok ...

MOMENTUM, Pringsewu--Sejumlah senjata tajam diamankan aparat kepo ...


Unjuk Rasa Tolak Kunjungan Jokowi di Bandarla ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Kunjungan mantan Presiden RI Joko Widodo ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com