MOMENTUM,
Blambanganumpu--Pemerintah Kabupaten
Waykanan memperkuat komitmennya dalam mewujudkan daerah yang inklusif dengan
menyalurkan 44 alat bantu bagi penyandang disabilitas. Bantuan yang disesuaikan
dengan kebutuhan penerima itu diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, aksesibilitas,
dan kemandirian penyandang disabilitas di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Seluruh bantuan
diserahkan Kepala Dinas Sosial Waykanan Edi Supriyanto mewakili Bupati Ayu
Asalasiyah, Kamis (18-6-2026). Edi menjelaskan, bantuan yang disalurkan terdiri
atas 19 alat bantu dengar, 17 kursi roda, empat tongkat, satu tongkat tuna
netra, dua kruk, dan satu walker. Seluruhnya diberikan berdasarkan hasil
asesmen sehingga sesuai dengan kebutuhan masing-masing penerima.
Menurutnya, program
tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tetap memprioritaskan pelayanan
bagi masyarakat rentan meskipun menghadapi keterbatasan kemampuan anggaran.
"Bantuan ini
merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu penyandang disabilitas
agar lebih mandiri dan memiliki kesempatan yang sama dalam menjalankan
aktivitas sehari-hari," kata Edi.
Penyaluran bantuan
merupakan hasil kolaborasi Pemkab Waykanan dengan Kementerian Sosial melalui
Sentra Wyata Guna Bandung. Sinergi tersebut diharapkan terus memperluas
jangkauan layanan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan penyandang
disabilitas.
Edi menambahkan,
pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas tidak dapat dilakukan pemerintah
sendiri. Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang
lebih inklusif, ramah disabilitas, dan memberikan kesempatan yang setara bagi
seluruh warga.
Ia berharap bantuan tersebut mampu mempermudah aktivitas para penerima, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat kemandirian penyandang disabilitas di Kabupaten Waykanan. (**)
Editor: Munizar
E-Mail: harianmomentum@gmail.com