Lanal Lampung Disiapkan Jadi Lokasi Sandar Kapal Induk Pertama Indonesia

Tanggal 14 Jul 2026 - Laporan Harian Momentum. - 105 Views
Giuseppe Garibaldi. (marina.difesa.it)

MOMENTUM, Bandarlampung – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan Pangkalan TNI AL (Lanal) Lampung sebagai salah satu lokasi sandar kapal induk pertama Indonesia, Giuseppe Garibaldi. 

Berbagai pembangunan infrastruktur pendukung kini tengah dilakukan agar pangkalan siap sebelum kapal tersebut tiba di Indonesia yang ditargetkan sebelum peringatan HUT TNI pada Oktober 2026.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, Lanal Lampung dipilih karena memiliki posisi strategis dan dinilai mampu dikembangkan untuk mendukung operasional kapal induk.

"Lampung merupakan salah satu pangkalan yang disiapkan untuk mengakomodasi tempat labuh maupun bersandar Garibaldi," kata Tunggul dalam jumpa pers di Mabes TNI AL, Jakarta, Senin (13/7/2026), dikutip dari Antara.

Untuk mendukung operasional kapal induk, TNI AL melakukan sejumlah pengembangan di Lanal Lampung. Pekerjaan tersebut meliputi pengerukan alur laut guna menambah kedalaman perairan, pembangunan fasilitas tambat kapal, peningkatan kapasitas pasokan listrik, serta pengembangan berbagai fasilitas pendukung militer di kawasan pangkalan.

Menurut Tunggul, pengerukan laut menjadi salah satu pekerjaan utama karena kapal induk membutuhkan kedalaman perairan yang memadai agar dapat bersandar dengan aman.

"Pembangunan terus berjalan sehingga harapannya sebelum Garibaldi sampai di Indonesia semuanya sudah siap," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan TNI AL tidak hanya menyiapkan Lanal Lampung, tetapi juga beberapa pangkalan lain di Indonesia untuk mendukung operasional kapal induk tersebut.

Selain menyiapkan pangkalan, TNI AL juga telah mempersiapkan personel yang akan diberangkatkan ke Italia untuk menjalani pelatihan pengoperasian kapal.

Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk buatan perusahaan Italia, Fincantieri. Kapal ini memiliki panjang sekitar 180,2 meter dengan kecepatan maksimum mencapai 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam.

Kapal induk tersebut juga dilengkapi sistem radar dan jamming, serta persenjataan berupa peluncur rudal antipesawat, meriam, dan torpedo. Platform kapal ini juga memiliki kesamaan dengan dua kapal perang TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Lanal Lampung Disiapkan Jadi Lokasi Sandar Ka ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Tentara Nasional Indonesia Angkatan L ...


Kejagung Telusuri Dugaan Bunker Lain Terkait ...

MOMENTUM, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menelusuri ...


Usut Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Bentuk ...

MOMENTUM, Jakarta -- Kejaksaan Agung membentuk tim penyidik khusu ...


Asnawi, Tersangka Narkoba Dua Tahun Kabur dar ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Pelarian Asnawi, tersangka kasus nark ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com