MOMENTUM, Bandarlampung – Siang itu, ruang Grand Karaoke Enggal, Bandarlampung, tak hanya dipenuhi alunan musik. Satu per satu peserta naik ke atas panggung, menggenggam mikrofon dengan penuh percaya diri. Ada yang tampil tenang, ada pula yang menutup mata untuk menghayati setiap lirik.
Namun, semua memiliki tujuan yang sama: menjadi wakil Lampung dan membawa pulang medali emas pada ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Jumat (31/7/2026), menggelar Seleksi Bintang Karaoke sebagai langkah awal membentuk tim terbaik. Bagi sebagian orang, karaoke mungkin hanya hiburan. Namun di Porwanas, cabang ini telah menjelma menjadi arena persaingan yang bergengsi, sejajar dengan cabang olahraga lainnya.
Optimisme pun langsung digaungkan. Manajer Kontingen Karaoke PWI Lampung, Yuhadi, memasang target tinggi. Ia ingin cabang karaoke menjadi salah satu lumbung medali bagi kontingen tuan rumah.
Baca Juga: Karaoke Bidik Enam Emas di Porwanas 2027
"Pada cabang karaoke ada enam medali emas yang diperebutkan. Harapan kami, Lampung bisa menyapu bersih seluruh medali emas tersebut. Minimal kami mampu membawa pulang sebanyak mungkin medali untuk mengharumkan nama Lampung," ujarnya.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusuma, mengatakan cabang karaoke merupakan salah satu nomor paling bergengsi di Porwanas. Antusiasme peserta, kata dia, selalu tinggi dalam setiap penyelenggaraan.
"Cabang karaoke selalu menjadi salah satu yang paling ramai. Pada Porwanas sebelumnya di Malang maupun Kalimantan Selatan, pesertanya bisa mencapai 200 hingga 300 orang," kata Wira.
Menurutnya, karaoke memiliki peluang besar menjadi penyumbang medali bagi Lampung setelah cabang karya jurnalistik.
"Karaoke merupakan lumbung medali emas setelah cabor jurnalistik. Jika jurnalistik memperebutkan 10 medali emas, karaoke menyediakan tujuh medali emas. Kami berharap Lampung bisa meraih dua, tiga, atau bahkan menyapu bersih medali emas yang diperebutkan," tegasnya.
Wira juga mengungkapkan, kick off Hari Pers Nasional (HPN) dan Porwanas dijadwalkan berlangsung pada 29 November 2026. Lokasi kegiatan yang semula direncanakan di Tugu Adipura masih dikaji dan berpeluang dipindahkan ke Lapangan Enggal Saburai karena pertimbangan kapasitas dan tingginya antusiasme peserta.
"Masih kami kaji lokasi yang paling representatif. Yang jelas, kami juga mendapat pesan agar seluruh rangkaian kegiatan mampu mengangkat budaya lokal Lampung ke tingkat nasional," pungkasnya.
Menuju Porwanas 2027, perjalanan masih panjang. Namun dari ruang karaoke sederhana di jantung Kota Bandarlampung itu, mimpi mengejar tujuh medali emas telah mulai dinyanyikan.()
Editor: Muhammad Furqon
E-Mail: harianmomentum@gmail.com