Bupati Pringsewu Canangkan Gerakan Sekolah Berintegritas Tanpa KKN

Tanggal 03 Agu 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 123 Views
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Wakil Bupati Umi Laila canangkan Gerakan Sekolah Berintegritas Tanpa Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mencanangkan Gerakan Sekolah Berintegritas Tanpa Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di SMP Negeri 2 Gadingrejo, Senin (3/8/2026).

Pencanangan tersebut ditandai dengan pelepasan balon ke udara dan penandatanganan komitmen bersama. Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah M. Andi Purwanto, jajaran pemerintah daerah, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) setempat.

Dalam kesempatan itu, Riyanto mengatakan sekolah bukan hanya tempat untuk mengejar nilai akademik, tetapi juga ruang membentuk karakter dan peradaban bangsa.

Menurutnya, sekolah menjadi tempat pertama bagi peserta didik untuk belajar hidup berdampingan, disiplin, serta menanamkan nilai kejujuran dan integritas.

“Gerakan Bebas KKN ini menjadi alarm pengingat bagi kita semua, baik guru, orang tua maupun anak-anak sekalian, bahwa kejujuran adalah mata uang yang berlaku di mana saja dan kapan pun,” ujar Riyanto.

Ia menegaskan, integritas tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui kebiasaan dan keputusan kecil yang dilakukan setiap hari.

“Kalian hari ini adalah pemilik sah masa depan Kabupaten Pringsewu, bahkan pemilik masa depan Indonesia Emas nantinya,” katanya.

Riyanto menilai kecerdasan intelektual tanpa diiringi kejujuran dapat menjadi sesuatu yang berbahaya. Sebab, kemampuan yang tidak dibarengi karakter baik justru dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Untuk menjadi orang hebat tidak harus menunggu dewasa. Kehebatan dimulai dari keputusan kecil hari ini, yaitu tetap jujur meskipun tidak ada seorang pun yang mengawasi,” ucapnya.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Ia berharap sekolah-sekolah di Pringsewu dapat menjadi lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman dari berbagai bentuk ketidakjujuran, termasuk mencegah munculnya praktik kolusi dan nepotisme sejak dini.

Ia juga meminta kepala sekolah, dewan guru, serta komite sekolah menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai integritas.

“Keteladanan harus menjadi kurikulum utama sekolah. Mari kita jaga kepercayaan masyarakat, mulai dari diri sendiri, dari hal-hal kecil, dan mulai saat ini,” pungkasnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Piala Juara Pop & Jazz JICF 2026 Dibawa Kelil ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Gita Nada Lampung Community (GNLC) mengg ...


Bupati Pringsewu Canangkan Gerakan Sekolah Be ...

MOMENTUM, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mencan ...


Dari Rp70 Ribu hingga Mendunia, Kisah Ja’fa ...

MOMENTUM, Jakarta -- Kisah perjalanan hidup Muhammad Ja’far Has ...


Gubernur Ajak IAI Darul Fattah Cetak SDM Adap ...

MOMENTUM, Bandarlampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djaus ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com