MOMENTUM, Panaragan--Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Pesan itu ditegaskan Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Novriwan Jaya saat memimpin rapat koordinasi jajaran pemkab setempat, Selasa (4-8-2026).
Di hadapan sekretaris daerah, para asisten, kepala OPD, inspektur, dan camat se-Tubaba, Novriwan meminta seluruh jajaran meninggalkan ego sektoral. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar program pemerintah tetap berjalan optimal, meski kemampuan fiskal daerah terbatas.
"Sendiri kita hanya sebatas titik, tetapi bersama kita adalah samudra. Kuncinya saat ini adalah kolaborasi," tegas Novriwan.
Dia mengatakan, pengalaman mengikuti pembekalan kepemimpinan di Lemhannas memperkuat keyakinannya, bahwa kemajuan daerah ditentukan oleh kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan berkarakter dan lingkungan yang sehat.
Meski APBD Tubaba tidak sebesar daerah lain, Novriwan menilai sejumlah program daerah telah menjadi rujukan nasional. Di antaranya: pengembangan bank sampah mandiri, program Forkopimda Masuk Sekolah, liga sepak bola U-17 berbasis gotong royong, serta optimalisasi peran BAZNAS dalam pemberdayaan masyarakat.
Dalam rakor tersebut, Novriwan juga menginstruksikan sekda dan seluruh OPD pengelola pendapatan, bekerja lebih agresif meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dia juga meminta percepatan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan BPJPH agar proses lebih mudah, cepat, dan terjangkau.
Menutup arahannya, Novriwan mengingatkan seluruh pejabat tidak hanya bekerja di belakang meja. OPD harus rutin turun ke lapangan, termasuk membina bank sampah desa, sedikitnya dua pekan sekali.
"Yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan materi, tetapi kehadiran pemerintah di tengah mereka," terangnya. (**)
Editor: Munizar
E-Mail: harianmomentum@gmail.com