Usai Tinjau SGC, Mentan Optimistis Indonesia Tak Perlu Impor Gula

Tanggal 26 Agu 2026 - Laporan Nurjanah - 234 Views
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (dua dari kiri) mengunjungi perkebunan tebu Sugar Group Companies (SGC) di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026). Foto: Nurjanah.

MOMENTUM, Gedungmeneng — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis produksi gula nasional dapat mencapai 3 juta ton tahun ini. Target tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gula putih nasional sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada impor.

Optimisme itu disampaikan Amran setelah meninjau perkebunan tebu milik Sugar Group Companies (SGC) di Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, Lampung, Rabu (26/8/2026).

“Kami lihat ini (perkebunan SGC), target produksi gula nasional mudah-mudahan tidak impor white sugar (gula putih). Ini menjadi target kita tahun ini,” kata Amran kepada awak media.

Menurut Amran, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan produksi gula nasional, salah satunya dengan mengoptimalkan lahan tebu rakyat atau plasma yang dinilai belum produktif.

Ia menyebut sekitar 86 persen lahan tebu rakyat saat ini berada dalam kondisi tidak laik sehingga perlu mendapat perhatian dan perbaikan.

“Caranya adalah mengoptimalkan plasma atau tebu rakyat yang tidak laik. Totalnya ada 86 persen yang tidak laik,” ujarnya.

Amran mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Kementerian Pertanian untuk mengoptimalkan kembali lahan tebu rakyat yang tidak terawat.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,7 triliun untuk melakukan pembongkaran dan penataan kembali lahan tebu rakyat.

“Kami diberikan anggaran Rp1,7 triliun untuk membongkar plasma-plasma (tebu rakyat) ini. Kalau itu terjadi, insyaallah kebutuhan gula putih cukup, bahkan lebih,” ungkapnya.

Amran menegaskan pemerintah akan memberikan dukungan kepada perusahaan gula nasional, termasuk SGC, untuk meningkatkan produktivitas dan mencapai target produksi gula nasional.

“Kita dukung semua pabrik gula di Indonesia. Kita support supaya produksinya tinggi. Tadi sudah membuka tebu baru sekitar 30.000 hektare. Mudah-mudahan bisa mencapai target 100 ton per hektare,” katanya.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Heru Tri Widarto mengatakan target luas lahan perkebunan tebu di Lampung mencapai 97.970 hektare pada tahun depan.

Dari luasan tersebut, pemerintah menargetkan produksi gula mencapai 480.053 ton. Sementara untuk tahun ini, produksi gula Lampung diharapkan mencapai 250.000 ton.

“Asumsi target produksi gula sebanyak 480.053 ton. Tahun ini mudah-mudahan bisa mencapai 250.000 ton,” ujar Heru. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Kejar Swasembada Gula, Mentan Amran Percepat ...

MOMENTUM, Gedungmeneng — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran ...


Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Dia ...

MOMENTUM, Gedungmeneng — Ribuan penebang tebu menyambut kedatan ...


Usai Tinjau SGC, Mentan Optimistis Indonesia ...

MOMENTUM, Gedungmeneng — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran ...


PTPN IV Regional VII Tanam 200 Pohon di Kebun ...

MOMENTUM, Bekri -- PTPN IV Regional VII Kebun Bekri menjadi salah ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com