Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi di Lima Kabupaten Lampung

Tanggal 06 Sep 2026 - Laporan Harian Momentum - 266 Views
Sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung — Sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Lampung. Sedikitnya lima kabupaten terdampak paparan abu vulkanik tersebut.

Lima wilayah itu yakni Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, dan Pesisir Barat. Selain itu, paparan abu juga dilaporkan terjadi di Bandarlampung.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan sebaran abu vulkanik dan melakukan koordinasi lintas instansi untuk mengetahui kondisi terkini di lapangan.

Berdasarkan keterangan Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, saat ini tidak terdapat potensi tsunami. Salah satu pertimbangannya adalah ketinggian Gunung Anak Krakatau yang kini sekitar 157 meter, jauh lebih rendah dibandingkan kondisi pada 2018 yang mencapai sekitar 390 meter ketika terjadi tsunami.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti perkembangan informasi dari instansi berwenang.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Johan Lius, mengimbau masyarakat tetap tenang dan melakukan langkah perlindungan diri apabila terdapat paparan abu vulkanik di lingkungan sekitar.

"Yang paling penting masyarakat tetap tenang dan melakukan langkah-langkah sederhana untuk melindungi kesehatan. Jika abu vulkanik terpantau di lingkungan sekitar, masyarakat dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila harus beraktivitas di luar, gunakan masker atau pelindung pernapasan yang sesuai," ujar Johan.

Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Apabila abu vulkanik masuk ke dalam rumah, pintu, jendela, dan ventilasi dapat ditutup sementara untuk mengurangi masuknya abu.

Abu yang menempel pada permukaan juga disarankan dibersihkan menggunakan air. Pembersihan dalam kondisi basah dapat mengurangi risiko abu kembali beterbangan dan terhirup.

Johan meminta masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan atau iritasi akibat paparan abu vulkanik segera mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran kesehatan di daerah untuk memantau kondisi masyarakat," katanya.

Pemprov Lampung memastikan pemantauan terhadap kondisi Gunung Anak Krakatau dan wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik terus dilakukan.

Masyarakat diminta tetap waspada, namun tidak panik, serta mengikuti arahan petugas dan informasi resmi pemerintah.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Bank Sampah Harapan Jaya Terbentuk, Warga Dia ...

MOMENTUM, Kotabumi Selatan — Sekelompok warga di Kelurahan Tanj ...


Cara Aman Bersihkan Abu Vulkanis di Tubuh dan ...

MOMENTUM, Bandarlampung — Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Ana ...


Abu Vulkanik Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta ...

MOMENTUM, Bandarlampung — Operasional Bandara Internasional Soe ...


Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Kotabumi dan ...

MOMENTUM, Kotabumi — Abu vulkanik diduga dari erupsi Gunung Ana ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com