Lampung Barat Siapkan Beasiswa PGSD dan Kewirausahaan

Tanggal 08 Sep 2026 - Laporan Sulemy Wahyu. - 140 Views
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin saat menyerahkan bantuan seragam gratis dan alat tulis bagi siswa SD dan SMP di SDN 1 Kegeringan, Kecamatan Batubrak, Selasa (8/9/2026). Foto: Sulemy Wahyu.

MOMENTUM, Batubrak — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membuka program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana tahun ini. Program tersebut menyediakan beasiswa untuk dua jurusan di Universitas Terbuka, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Kewirausahaan.

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan program tersebut diperuntukkan bagi keluarga yang belum memiliki anggota keluarga bergelar sarjana.

Hal itu disampaikan Parosil saat menyerahkan bantuan seragam gratis dan alat tulis bagi siswa SD dan SMP di SDN 1 Kegeringan, Kecamatan Batubrak, Selasa (8/9/2026).

“Kalau Bapak Ibu, keluarganya masih ada yang belum ada sarjananya, bisa mengikuti program beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana dengan jurusan PGSD dan Kewirausahaan. Program ini sudah kita mulai dari tahun ini,” kata Parosil.

Selain program Satu Keluarga Satu Sarjana, Pemkab Lampung Barat juga menjalankan program beasiswa kedokteran.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Barat juga membagikan bantuan seragam gratis dan alat tulis kepada 290 siswa, terdiri dari 230 siswa SD dan 60 siswa SMP. Masing-masing siswa menerima tiga setel seragam.

Penyerahan bantuan dilakukan Parosil bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin dan dihadiri anggota DPRD, kepala perangkat daerah, camat, serta para dewan guru.

Parosil meminta orang tua tidak membeli seragam sekolah terlebih dahulu karena program seragam gratis akan kembali dilanjutkan tahun depan.

“Kalau Bapak Ibu suka dengan program ini, ke depan kita komitmen untuk tahun depan. Orang tua murid jangan dulu membelikan anaknya seragam. Ini memang akan menjadi PR Dinas Pendidikan bagaimana caranya agar pembagian seragam dilakukan lebih cepat lagi. Kalau memungkinkan, bulan Agustus sudah kita bagikan,” ujarnya.

Perwakilan wali murid Batubrak, Gunawan, mengatakan bantuan tersebut membantu meringankan beban pengeluaran keluarga, terutama di tengah penurunan produksi kopi.

“Program ini sangat membantu dan menyelamatkan kami. 80 persen masyarakat Batubrak petani kopi. Tahun ini produksi turun hingga 50-60 persen, sementara kebutuhan anak sekolah tetap ada,” kata Gunawan.

Menurutnya, bantuan tersebut mengurangi pengeluaran keluarga untuk dua kebutuhan sekolah, yakni seragam dan buku tulis.

“Setidaknya dapat mengurangi dua item, Pak Bupati, baik baju seragam dan buku tulis. Kami tinggal memikirkan satu item lagi, yakni sepatu,” ujarnya.

Gunawan berharap program tersebut terus dilanjutkan. Ia juga mengusulkan pembangunan pagar SMPN 1 Batubrak karena lokasi sekolah berbatasan langsung dengan kebun kopi warga sehingga pengawasan terhadap siswa perlu ditingkatkan.

Selain itu, ia meminta penambahan tenaga pendidik karena masih terdapat guru yang merangkap mengajar sejumlah mata pelajaran. (lem)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Lampung Barat Siapkan Beasiswa PGSD dan Kewir ...

MOMENTUM, Batubrak — Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membuka ...


Pesan Nusron kepada 568 Wisudawan Politeknik ...

MOMENTUM, Sleman — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan ...


7.522 Siswa Ikut OMI di Lampung, Kakanwil: Ja ...

MOMENTUM, Bandarlampung— Sebanyak 7.522 peserta dari jenjang MI ...


Masuki Babak Baru, STPN Resmi Bertransformasi ...

MOMENTUM, Yogyakarta — Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com