MOMENTUM, Metro--Pemerintah Kota Metro memperketat verifikasi data penerima bantuan sosial (bansos) untuk memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran. Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi pijakan utama dalam proses tersebut.
Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto mengatakan, pemahaman mengenai DTSEN dan Desil harus dimiliki seluruh pemangku kepentingan, mulai dari camat, lurah, pamong, tokoh masyarakat hingga masyarakat umum.
Menurutnya, kesamaan pemahaman penting agar verifikasi data di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan data penerima manfaat yang semakin akurat.
“Tujuannya menyamakan persepsi antara program pemerintah pusat dan yang ada di Kota Metro. Sehingga verifikasi DTSEN di Kota Metro ini mendekati akurat,” kata Ahmad usai rapat pembahasan verifikasi DTSEN dan Desil di Aula Kantor Pemkot Metro, Rabu (9-9-2026).
Dia menegaskan, perbaikan data tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masukan masyarakat, aparat, pamong, hingga media dibutuhkan untuk menemukan ketidaksesuaian data di lapangan.
“Data-data Desil harus terus diperbaiki supaya tepat sasaran. Sebab itu, kita juga minta masukan dari masyarakat, aparat, pamong, dan rekan-rekan media,” terangnya.
Pemkot Metro juga mendapat perhatian pemerintah pusat karena menjadi salah satu wilayah percontohan digitalisasi perlindungan sosial Dinas Sosial.
Ahmad mengatakan, langkah tersebut diharapkan semakin mempersempit potensi kesalahan dalam penyaluran bansos.
“Tujuannya, bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran. Selain sensus ekonomi, Kota Metro juga menjadi percontohan terkait digitalisasi perlindungan sosial Dinsos dari pemerintah pusat,” ungkapnya.
Saat ini, progres verifikasi DTSEN dan Desil di Kota Metro disebut telah mencapai sekitar 30 persen dari target 40 persen.
Ahmad memastikan setiap ketidaksesuaian yang ditemukan dalam proses verifikasi akan langsung diperbaiki atau diverifikasi ulang.
“Yang pasti, jika ditemukan ketidaksesuaian data pada saat verifikasi, akan langsung diperbarui atau diverifikasi kembali,” tegasnya. (**)
Editor: Munizar
E-Mail: harianmomentum@gmail.com