Tim SAR Temukan Life Jacket Saat Cari 5 Wartawan yang Hilang di Selat Sunda

Tanggal 10 Sep 2026 - Laporan Harian Momentum. - 146 Views
Rombongan wartawan akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Sudah tiga hilang kontak dan pencarian belum membuahkan hasil. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pandeglang-- Tim SAR gabungan menemukan sebuah life jacket tanpa identitas saat menyisir perairan barat Anyer, Banten, dalam pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026).

Temuan tersebut belum dapat dipastikan berkaitan dengan para korban. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten masih melakukan identifikasi terhadap barang yang ditemukan di lokasi.

Komandan Lanal Banten Letkol Laut (P) Wawan Subagyo Mardani mengatakan, life jacket ditemukan bersama sebuah botol atau tabung berwarna putih. Barang tersebut ditemukan sekitar 7,05 nautical mile di sisi barat wilayah Anyer.

"Untuk temuan tim KAL Anyer saat ini masih akan dilaksanakan identifikasi terlebih dahulu. Jadi, untuk kejelasannya mohon dari rekan-rekan menunggu, mengingat posisinya penemuan tersebut cukup jauh dari lokasi kejadian," kata Wawan di Pandeglang, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, bentuk botol atau tabung putih yang ditemukan di lokasi masih lazim digunakan nelayan. Karena itu, Lanal belum dapat menyimpulkan bahwa kedua barang tersebut merupakan perlengkapan milik korban.

"Di lokasi yang ditemukan itu baru satu buah life jacket tanpa identitas dan satu buah botol tabung putih yang sepertinya masih umum digunakan oleh nelayan. Jadi, kita tidak bisa langsung mendeklarasikan bahwa itu barang-barang yang berkaitan dengan korban," ujarnya.

Jarak lokasi penemuan life jacket dengan titik kontak terakhir atau last known position diperkirakan 10 hingga 12 nautical mile.

Wawan mengatakan seluruh barang yang ditemukan tim di lapangan akan dikumpulkan di posko utama untuk menjalani identifikasi. Lanal juga akan mencocokkan karakteristik barang tersebut dengan pihak penyewa kapal untuk memastikan kepemilikannya.

"Kepastiannya kita akan kumpulkan seluruh temuan dari rekan-rekan di lapangan di posko untuk identifikasi terlebih dahulu, sebelum kita merilis apakah itu benar temuan berkaitan barang milik korban atau bukan," katanya.

Sementara itu, pencarian dari udara yang dilakukan Basarnas pada Kamis belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, hasil pemantauan udara akan dikombinasikan dengan laporan dari enam sektor pencarian di lapangan.

"Kalau saya pribadi dengan pesawat tadi memang belum melihat. Tapi hasil operasi hari ini tentunya dari laporan enam sektor yang ada di lapangan dan itu nanti akan dilaporkan ke posko gabungan," ujar Syafii.

Dari pemantauan udara, tim Basarnas juga belum melihat tanda-tanda keberadaan korban di daratan pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Meski demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan. Basarnas menyatakan pencarian akan dilakukan selama tujuh hari sesuai pedoman internasional IAMSAR.

Syafii mengatakan operasi melibatkan sejumlah instansi, termasuk Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Pemutakhiran data dari kedua lembaga tersebut menjadi salah satu dasar penentuan pola pencarian.

Selain kondisi perairan, tim juga menghadapi kendala jarak pandang akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran maupun aktivitas vulkanik pada ketinggian di bawah 1.500 meter.

Menurut Syafii, faktor keselamatan tetap menjadi pertimbangan sebelum tim darat diturunkan ke pulau sasaran. Abu vulkanik berkonsentrasi tinggi dilaporkan bergerak menuju Samudra Hindia pada ketinggian di atas 50.000 kaki. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Tim SAR Temukan Life Jacket Saat Cari 5 Warta ...

MOMENTUM, Pandeglang-- Tim SAR gabungan menemukan sebuah life jac ...


Jaili Dituntut 19 Tahun Penjara, Keluarga Kor ...

MOMENTUM, Menggala--Persidangan kasus dugaan tindak pidana yang m ...


Basarnas Kerahkan Helikopter Cari 5 Wartawan ...

MOMENTUM, Banten-- Basarnas mengerahkan helikopter untuk memperku ...


Pencarian 5 Wartawan Diperluas ke Utara Gunun ...

MOMENTUM, Bandarlampung-- Tim SAR gabungan memperluas pencarian d ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com