Investor Pasar Modal di Lampung Didominasi Usia di Bawah 30 Tahun

Tanggal 25 Sep 2026 - Laporan Nurjanah - 140 Views
Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Lampung, Hendi Prayogi. Foto: Nurjanah

MOMENTUM, Bandarlampung--Investor muda mendominasi pasar modal di Provinsi Lampung. Sebanyak 64,7 persen investor berusia di bawah 30 tahun, menunjukkan meningkatnya minat generasi muda untuk berinvestasi.

Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Lampung, Hendi Prayogi, mengatakan pertumbuhan pasar modal di Lampung sepanjang 2026 terlihat dari peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID), nilai transaksi, dan frekuensi transaksi bulanan dibandingkan 2025.

"Alhamdulillah, pasar modal di Lampung terus tumbuh. Animo masyarakat semakin tinggi, terutama di kalangan anak muda. Ini hasil dari upaya literasi dan inklusi yang kita lakukan secara masif hingga ke kampus dan desa," kata Hendi dalam gathering bersama media, Jumat (25/9/2026).

Berdasarkan data BEI Lampung 2026, investor berusia 18-25 tahun mencapai 38,4 persen. Kemudian kelompok usia 26-30 tahun sebesar 26,3 persen, usia 31-40 tahun 22,2 persen, dan usia 41-100 tahun sebesar 13,1 persen.

Hendi mengatakan tingginya proporsi investor muda menjadi potensi bagi perkembangan pasar modal di Lampung.

"Artinya, 64,7 persen investor kita adalah Gen Z dan milenial di bawah 30 tahun. Ini potensi besar. Anak muda Lampung sudah melek investasi dan tidak lagi takut untuk memulai sejak dini," ujarnya.

Dari sisi pekerjaan, investor didominasi karyawan swasta sebesar 35 persen. Selanjutnya pengusaha 18 persen, pelajar 17 persen, kategori lainnya 17 persen, ibu rumah tangga 5 persen, PNS 4 persen, guru 2 persen, serta TNI/Polri 1 persen.

Menurut Hendi, tingginya jumlah investor dari kalangan karyawan swasta dan pelajar menunjukkan investasi mulai menjadi bagian dari perencanaan keuangan masyarakat.

"Pelajar sudah 17 persen, ini tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Artinya edukasi pasar modal di sekolah dan kampus berhasil. Mereka tidak hanya menabung, tapi sudah berinvestasi," katanya.

Dari sisi wilayah, investor masih terkonsentrasi di Kota Bandarlampung dengan kontribusi 28 persen dari total investor di Lampung.

Selanjutnya Lampung Tengah 13 persen, Lampung Selatan 11 persen, Lampung Timur 9 persen, Lampung Utara 7 persen, Tanggamus 6 persen, Way Kanan, Tulangbawang, Pesawaran, dan Pringsewu masing-masing 4 persen.

Kemudian Kota Metro dan Lampung Barat masing-masing 3 persen, Mesuji dan Tulangbawang Barat masing-masing 2 persen, serta Pesisir Barat 1 persen.

"Konsentrasi memang masih di Bandarlampung, tapi pertumbuhan di kabupaten sudah merata. Kehadiran Galeri Investasi BEI Desa menjadi kunci untuk pemerataan investor hingga pelosok," ujar Hendi.

Hingga 2026, BEI Lampung didukung sembilan perusahaan sekuritas anggota bursa, yakni PT KISI Sekuritas, RHB Sekuritas Indonesia, Phintraco Sekuritas, Philip Sekuritas Indonesia, Mandiri Sekuritas, MNC Sekuritas, Maybank Sekuritas Indonesia, BRI Danareksa Sekuritas, dan Panin Sekuritas. Selain itu, terdapat satu manajer investasi, yakni Sinarmas Asset Management.

Untuk mendekatkan pasar modal kepada masyarakat, BEI Lampung juga telah memiliki 31 Galeri Investasi. Rinciannya 15 GI BEI perguruan tinggi, tiga GI BEI pemerintah kota/kabupaten, delapan GI BEI desa, dan lima GI edukasi.

"Kami terus menambah galeri investasi, terutama GI Desa dan GI Edukasi. Target kami, tidak ada lagi masyarakat yang menganggap pasar modal itu rumit dan mahal. Dengan Rp100 ribu sudah bisa mulai investasi saham," kata Hendi.

BEI Lampung, lanjut dia, akan terus menggencarkan Sekolah Pasar Modal (SPM), edukasi ke sekolah-sekolah, serta kerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

"Harapan kami, pertumbuhan SID sejalan dengan kualitas investor. Bukan hanya jumlahnya banyak, tapi investor Lampung semakin cerdas dan berorientasi jangka panjang untuk membantu perekonomian daerah," pungkasnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Investor Pasar Modal di Lampung Didominasi Us ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Investor muda mendominasi pasar modal di ...


Penjualan Kendaraan Niaga Naik, Trend Positif ...

MOMENTUM, Bandar Lampung--Penjualan kendaraan niaga di Lampung me ...


Dukung Program Prabowo, PTPN I Regional 7 Tan ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Mendukung program ketahanan pangan dan e ...


PTPN I Buka Peluang Kemitraan untuk Hilirisas ...

MOMENTUM, Bogor--Hamparan perkebunan, beragam komoditas unggulan, ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com