Ketekunan Muli Merangkai Narasi, Ukir Nama Lampung di Pentas Nasional

Tanggal 13 Okt 2026 - Laporan Rifat Arief - 360 Views
Muli Salma Atsila bersama Kepala SMAN 1 Gedongtataan Sylvia Juita

MOMENTUM, Gedongtataan--Sorot kamera telepon genggam mengarah ke Muli Salma Atsila. Dari sudut ruangan sekolah, aktivitas siswi kelas XII SMA Negeri 1 Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran itu, terpantau selama mengikuti lomba menulis cerita pendek secara daring.

Pukul 07.00 WIB, jemari Muli mulai menari di atas papan ketik komputer jinjing. Idenya mengalir, menjelma kata, merangkai kalimat, lalu membentuk paragraf demi paragraf. Tiga jam kemudian, sebuah cerpen bertema kebudayaan dan teknologi digital rampung ditulis. Lewat cerita fiksi bertajuk Impresi Sekali Waktu itu, Muli mengangkat pergeseran norma budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia juga menyoroti dampak negatif penggunaan gawai, ketika teknologi tidak dimanfaatkan secara bijak.

Narasi cerpen tersebut mengantarkan Muli menempati posisi Juara Harapan III dalam Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN) kategori Cipta Cerpen tahun 2026.

Bagi Muli, hasil itu bukan sekadar penghargaan. Di balik karya yang ditulisnya, ada proses panjang untuk mengasah kepekaan, mengolah gagasan, dan merangkai pengalaman menjadi cerita yang bermakna.

Kepala SMAN 1 Gedongtataan Sylvia Juita, mengaku bangga atas capaian siswinya. Muli dinilai telah menunjukkan kemampuan bersaing di tingkat nasional, mengharumkan nama sekolah dan Provinsi Lampung dalam kompetisi sastra pelajar.

"Tentu kami merasa bangga. Siswi kami telah berhasil mewakili Lampung di kancah nasional dan meraih juara harapan III," kata Sylvia, Senin (12-10-2026).

Menurut dia, pencapaian tersebut tidak terlepas dari pendampingan yang dilakukan sekolah bersama Balai Bahasa Lampung, selama kurang lebih dua bulan. Pendampingan itu mencakup pendalaman tema dan penguatan teknik penulisan cerita pendek.

Sylvia berharap, prestasi tersebut menjadi pemantik semangat Muli untuk terus berkarya, bukan titik akhir perjalanan menulisnya.

"Selamat untuk ananda Muli. Semakin giat berlatih menulis, gali potensi untuk terus mengukir prestasi," ujarnya.

Prestasi Muli di tingkat nasional itu, bukan produk instan. Tiga bula sebelumnya, remaja putri kelahiran Blambanganumpu, Waykanan itu ditetapkan sebagai juara pertama lomba Cipta Cerpen FL3SN tingkat Provinsi Lampung, melalui karya berjudul Kartografi Sunyi.

Kemenangan di tingkat provinsi membuka jalan baginya untuk mewakili Provinsi Lampung ke panggung nasional. Namun, persaingan yang lebih luas menghadirkan tantangan tersendiri. Muli harus puas dengan juara harapan III.

Meski belum meraih posisi juara utama, pihak sekolah tetap mengapresiasi hasil tersebut. Pihak sekolah menilai, pengalaman bersaing di tingkat nasional menjadi bagian penting dari proses belajar dan pengembangan kemampuan siswa.

Guru Seni Budaya SMAN 1 Gedongtataan, Prasojo mengatakan, sekolah telah berupaya maksimal mempersiapkan Muli menghadapi kompetisi tersebut. 

"Persiapan sudah maksimal dan kami puas dengan posisi juara harapan III, meskipun semula harapan kami bisa masuk tiga besar," katanya.

Prasojo berpesan, agar Muli tidak berhenti menulis. Kemampuan merangkai cerita, menurut dia, perlu terus diasah melalui latihan, pengamatan, dan keberanian menggali berbagai gagasan.

"Kami tetap bangga karena ini level nasional. Siswa kami sudah bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang berasal dari Malaysia dan Singapura," terangnya. 

Capaian Muli menyisakan pesan penting bagi dunia pendidikan. Prestasi tidak selalu diukur dari posisi tertinggi di podium. Ada proses belajar, keberanian mencoba, dan kemampuan mengembangkan potensi yang tak kalah penting untuk dihargai.

FL3SN 2026 diikuti 806 peserta yang berkompetisi dalam 16 kategori lomba. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara daring sejak 5 hingga 10 Oktober 2026.(**)

Editor: Munizar


Comment

Berita Terkait


Ketekunan Muli Merangkai Narasi, Ukir Nama La ...

MOMENTUM, Gedongtataan--Sorot kamera telepon genggam mengarah ke ...


Gubernur Lampung: Pembangunan SDM Sama Pentin ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan k ...


Lampung Tengah Tunggu Aturan Pusat soal Wacan ...

MOMENTUM, Gunungsugih--Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud ...


Bupati Pringsewu Ajak Sekolah dan Orang Tua C ...

MOMENTUM, Pringsewu--Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengajak ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com