Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Bedah Rumah Warga Rejosari

Tanggal 31 Okt 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 93 Views
Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meletakkan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni milik Heri di Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (31/10/2026). Foto: Sulistyo

MOMENTUM, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meletakkan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik Heri, warga Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Sabtu (31/10/2026).

Pembangunan rumah tersebut merupakan bagian dari program Pringsewu Peduli yang digulirkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pringsewu melalui kegiatan bedah rumah.

Riyanto mengapresiasi kepedulian Baznas yang telah membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus semangat gotong royong.

Ia berharap bantuan bedah rumah tidak hanya meringankan beban penerima manfaat, tetapi juga mendorong tumbuhnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.

"Saya mengajak pemerintah daerah, Baznas, pemerintah pekon, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi serta kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan," kata Riyanto.

Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk terlibat dalam proses pembangunan melalui semangat gotong royong.

"Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Inilah nilai gotong royong yang harus terus kita jaga dan hidupkan di tengah masyarakat Kabupaten Pringsewu," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Kabupaten Pringsewu Sutikno mengatakan, program bedah rumah telah berjalan selama delapan bulan. Hingga saat ini, Baznas juga telah menyalurkan dana sekitar Rp800 juta kepada masyarakat melalui berbagai program bantuan.

Menurut Sutikno, rumah milik Heri merupakan unit kesembilan yang ditangani melalui program bedah rumah Baznas Pringsewu.

Program Pringsewu Peduli sendiri memiliki tiga bentuk bantuan, yakni bedah rumah, renovasi rumah, dan pembangunan sanitasi.

Selain Pringsewu Peduli, Baznas Kabupaten Pringsewu juga menjalankan empat program lainnya, yaitu Pringsewu Cerdas, Pringsewu Sehat, Pringsewu Makmur, dan Pringsewu Religius.

Sutikno berharap kerja sama dengan pemerintah daerah terus diperkuat untuk membantu penanganan kemiskinan. 

Ia juga menyebut Pekon Rejosari telah dijadikan percontohan pengumpulan infak dan sedekah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dengan penyediaan kotak infak dan sedekah di balai pekon.

"Harapannya, program ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Kepala Pekon Rejosari Khotmanudin menyampaikan terima kasih kepada Pemkab dan Baznas Pringsewu atas bantuan dua unit rumah tidak layak huni di wilayahnya.

Dua penerima bantuan tersebut adalah Riswati, yang rumahnya telah selesai dibangun, dan Heri yang pembangunannya baru dimulai.

Khotmanudin juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan saling membantu, terutama terhadap warga yang membutuhkan.

Peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pringsewu Ihsan Hendrawan, Kepala Dinas Sosial Debi Hardian, jajaran Baznas Kabupaten Pringsewu, Kepala Bagian Kesra Sunaji, Camat Pringsewu Christianto HS, serta Kepala Pekon Rejosari Khotmanudin.(*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Bupati Pringsewu Letakkan Batu Pertama Bedah ...

MOMENTUM, Pringsewu – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas meleta ...


PT Angkasa Pura Indonesia Berlakukan Tarif ...

MOMENTUM, Bandarlampung--PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Ka ...


Hadapi Porwanas 2027, PWI Lampung Matangkan P ...

MOMENTUM, Bandarlampung — Tim Karya Jurnalistik PWI Lampung mul ...


Hujan Bantu Padamkan Kebakaran di Way Kambas ...

MOMENTUM, Bandarlampung — Hujan yang mengguyur kawasan Taman Na ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com