Harga Kopi di Lampura Anjlok

Proses penjemuran hasil panen kopi. Foto: rifat/Harianmomentum

MOMENTUM, Abungtinggi--Pandemi covid-19 berdampak pada penurunan berbagai sektor perekonomian. Tak terkecuali para petani kopi di Desa Sidokayo, Kecamatan Abungtinggi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura).

Kepala Desa Sidokayo Agus Saripudin mengatakan, sejak pandemi covid-19 terjadi penurunan perkonomian masyarakat di desa setempat. Penyebabnya, harga kopi yang turun drastis dari Rp24 ribu per kilogram menjadi Rp16 ribu per kilogram   

"Sebagai besar warga di Desa Sidokayo ini petani kopi. Sejaka ada covid-19 ini, warga benar-benar kesulitan. Apa lagi harga kopi sekarang sekilo hanya Rp16 ribu," ungkapnya pada Harianmomentum.com, Kamis (9-7-2020).

Almin yuhadi (52) salah satu petani kopi di Desa Sidokayo mengaku hanya bisa pasrah menghadapi kondisi saat ini.

"Ya mau giman lagi. Harga kopi anjlok. Mau cari tambahan penghasilan lain memang sekarang lagi sulit karena covid-19. cuma bisa pasrah dan berharap. Semoga covid-19 cepat berlalu dan pemerintah dapat kembali menormalkan harga kopi," ungkapnya. (**)

Laporan: Ongki

Editor: Munizar


Berikan Komentar