Aparat Polsek Pantau Toko Obat dan Apotek

Tanggal 02 Nov 2022 - Laporan Solihin Naday. - 1026 Views
Bhabinkamtibmas Polsek Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat memonitor penjualan obat sirup yang ditarik dari peredaran.

MOMENTUM, Panaragan - Bhabinkamtibmas Polsek Tulangbawang Tengah, Tulangbawang Barat (Tubaba) mengimbau pemilik apotek dan toko obat tidak menjual obat-obatan yang ditarik izin peredarannya oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

Obat-obatan ditarik dari peredaran karena berbahaya bagi anak, sesuai laporan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) terkait meningkatnya kasus gagal ginjal akud pada anak.

Kapolres Tulangbawang Barat, AKBP Sunhot P. Silalahi, melalui Kapolsek Tulangbawang Tengah, AKP Ansori mengatakan, imbauan tersebut didasari atas informasi tentang hasil pengawasan BPOM terhadap sirup obat diduga menyebabkan gagal ginjal pada anak.

“Sampai 18 Oktober 2022, Kemenkes RI telah mencatat 206 orang dari 20 provinsi yang mengalami gagal ginjal akut. Sebanyak 99 anak meninggal dunia," kata Ansori, Rabu 2 November 2022.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, aparat kepolisian bekerja sama dengan petugas kesehatan untuk memberikan info dan edukasi kepada pemilik apotek dan toko obat.

“Tujuan kegiatan, agar para pelaku apotek paham dan mengerti akan bahaya obat sirup untuk anak-anak yang di perjualbelikannya, dan terhindarnya hal-hal yang tidak diinginkan akibat pengunaan obat sirup untuk anak,” harapnya. (*)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Polisi Gagalkan Tawuran Sekelompok Remaja Ber ...

MOMENTUM, Pringsewu -- Sekelompok remaja bersenjata tajam di Jala ...


KPK Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk ...

MOMENTUM, Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang ...


Rian Ali Akbar Luncurkan Bumi Adil Law Firm d ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Bumi Adil Law Firm & Associates re ...


KPK OTT Bupati Cilacap, Jalani Pemeriksaan di ...

MOMENTUM, Banyumas -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaman ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar