Dana Transfer Turun, Walikota Bandarlampung Ungkap Strategi Tingkatkan PAD

Tanggal 10 Nov 2025 - Laporan Harian Momentum - 203 Views
Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bandarlampung, Senin (10-11-2025). Foto: Ist.

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2026. 

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas penurunan dana transfer dari pemerintah pusat yang turun hingga 17,67 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menyampaikan hal itu dalam Sidang Paripurna DPRD Kota Bandarlampung, Senin (10/11/2025), dengan agenda penyampaian jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Eva menjelaskan, target pendapatan daerah tahun 2026 menurun 8,53 persen dibandingkan tahun 2025, seiring berkurangnya pendapatan transfer dari pusat, dari Rp1,62 triliun menjadi Rp1,33 triliun.

Baca Juga: Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Jadi Fokus Utama Pemkot Bandarlampung di APBD 2026

Untuk menjaga stabilitas fiskal daerah, Pemkot telah menyiapkan berbagai strategi intensifikasi dan ekstensifikasi PAD, di antaranya:

- Digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi secara non-tunai,

- Pemutakhiran serta validasi data wajib pajak,

- Penyusunan regulasi baru terkait pajak barang dan jasa tertentu,

- Peningkatan kapasitas SDM dan pengawasan internal, serta

- Inovasi pelayanan publik berbasis teknologi.

“Langkah-langkah ini kami ambil untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi dalam pengelolaan pendapatan daerah,” ujar Eva Dwiana.

Ia menegaskan, penerapan sistem digital diharapkan dapat menekan potensi kebocoran pendapatan serta memperluas basis pajak daerah.

“Upaya ini bukan sekadar menutup penurunan dana transfer, tetapi juga membangun sistem keuangan daerah yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Eva menambahkan, Pemkot juga akan terus berkoordinasi dengan DPRD untuk memastikan kebijakan fiskal yang disusun tetap berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Joko Kuncoro Kembali Terpilih Jadi Ketua Part ...

MOMENTUM, Panaragan — Joko Kuncoro kembali terpilih secara akla ...


Komisi III DPRD Lampung Tengah Tinjau Jembata ...

MOMENTUM, Waypengubuan -- Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Tenga ...


PDIP Pesawaran Komitmen Hijaukan Bumi ...

MOMENTUM, Gedongtataan--Komitmen untuk melestarikan lingkungan hi ...


Tokoh Adat Sungkai Utara Laporkan PT KAP ke D ...

MOMENTUM, Kotabumi -- Tokoh adat dan tokoh masyarakat Sungkai Uta ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar