20 dari 32 Tambang Ilegal Ditertibkan Pemprov

Tanggal 13 Nov 2025 - Laporan Agung DW - 357 Views
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal

MOMENTUM, Bandarlampung--Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mencatat adanya 32 tambang ilegal.

Dari jumlah itu, 20 tambang ilegal telah ditertibkan pemprov melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Hal itu disampaikan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal saat diwawancarai, Kamis (13-11-2025).

Gubernur mengatakan, telah mendapatkan laporan dari masyarakat terkait banyaknya aktivitas tambang ilegal yang merusak jalan.

"Dari laporan masyarakat banyak tambang di provinsi lampung ini yang merusak jalan. Setelah kita cek, banyak sekali tambang ilegal," kata Mirza.

Menurut dia, hingga saat ini, pemprov telah berhasil menertibkan 20 tambang ilegal yang beroperasional.

"Dari Dinas Lingkungan Hidup sedang proses menertibkan. Sudah ada 20 tambang ilegal dari 32 yang kami tertibkan," jelasnya.

Meski demikian, dia menyebutkan, proses penertiban yang dilakukan juga harus berhati-hati.

"Kita inginnya tertib, tapi tidak ingin mematikan usaha. Karena ini banyak juga tambang rakyat dan milik masyarakat lokal," sebutnya.

Dia berharap, aktivitas tambang di Lampung dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kita inginnya ini bisa tertib dan tentunay menghasilkan PAD juga," harapnya.

Karena itu, dia meminta masyarakat untuk melaporkan jika mendapati adanya tambang ilegal.

"Kami minta masyarakat apabila melihat aktivitas penambangan yang ilegal bisa dilaporkan ke pemprov," tutupnya. (**)

Editor: Agung Darma Wijaya


Comment

Berita Terkait


Pemprov Lampung dan ASDP Antisipasi Lonjakan ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Pemerintah Provinsi Lampung bersama PT ...


Kemenag Luncurkan Program EMI 2026, Sediakan ...

MOMENTUM, Jakarta  -- Kementerian Agama RI meluncurkan progr ...


Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pa ...

MOMENTUM, Jakarta -- Kementerian Agama RI menetapkan 1 Syawal 144 ...


Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 1,2 Juta ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Perum Bulog Kanwil Lampung menyalurkan b ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar