Seorang Nenek Ditemukan Tewas dalam Sumur di Pringsewu

Tanggal 24 Feb 2026 - Laporan Sulistyo - 259 Views
Aparat kepolisian dan warga menilik lokasi penemuan jasad seorang nenek yang ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur./ist

MOMENTUM, Pringsewu--Seorang nenek bernama Uhe (88), warga Pekon Totokarto, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur di samping rumahnya, Selasa (24-2-2026) dini hari.

Korban selama ini tinggal berdua dengan cucunya, Hena (25). Penemuan jasad Uhe bermula saat Hena hendak menyiapkan makan sahur, tapi tidak melihat neneknya yang biasa tidur di kasur dekat dapur.

Merasa khawatir, Hena kemudian mendatangi rumah ayahnya, Imas Sukmara (56), yang berada persis di sebelah rumah korban. Keduanya lalu berupaya mencari korban di sekitar rumah, namun tidak ditemukan.

Imas kemudian memeriksa area sumur yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah. Saat menyorotkan senter ke dalam sumur, ia melihat tubuh korban sudah mengapung. Temuan itu langsung diberitahukan kepada warga sekitar dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Polisi bersama warga mengevakuasi jasad korban menggunakan tali tambang. Selanjutnya, jasad dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis dari Puskesmas Bandung Baru.

Kapolsek Sukoharjo AKP Juniko mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan luka atau bekas penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam dan tidak ada unsur tindak pidana,”jelas AKP Juniko.

Menurutnya, sumur tempat korban ditemukan memiliki kedalaman sekitar 12 meter dengan diameter 1,2 meter. Saat dievakuasi, tubuh korban berada sekitar 2,4 meter dari bibir sumur. Kondisi di lokasi saat kejadian dilaporkan sedang gerimis dan minim penerangan.

Keluarga menyebut korban telah lama mengalami gangguan penglihatan. Diduga korban terjatuh tanpa disadari saat berada di sekitar sumur.

Atas meninggalnya seorang nenek, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.(**)

Editor: Agus Setyawan


Comment

Berita Terkait


Warga Bakungudik Protes Pematokan Lahan, Tunt ...

MOMENTUM, Gedungmeneng -- Warga Kampung Bakungudik, Kecamatan Ged ...


Tersangka Pencuri Motor Ditangkap Warga di Tu ...

MOMENTUM, Panaragan--Tersangka pencurian sepeda motor berinisial ...


Ketua Ormas GBN Dilaporkan ke Polisi, Diduga ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Seorang oknum ketua organisasi kemasya ...


Divonis Tiga Tahun, Thio Stefanus Apresiasi H ...

MOMENTUM, Bandarlampung--Majelis Hakim PN Tipikor Tanjungkarang m ...


E-Mail: harianmomentum@gmail.com