Polisi Gagalkan Tawuran Sekelompok Remaja Bersenjata Tajam di Jalinsum Pringsewu

Tanggal 15 Mar 2026 - Laporan Joko Sulistyo. - 76 Views
Aparat Polres Pringsewu menyita sejumlah senjata tajam dan sepeda motor yang ditinggalkan sekelompok yang diduga akan tawuran. Foto: Ist.

MOMENTUM, Pringsewu -- Sekelompok remaja bersenjata tajam di Jalan Lintas Barat Sumatera (Jalinsum), Kelurahan Pajaresuk, Kabupaten Pringsewu, yang diduga akan melakukan tawuran dibubarkan polisi, pada Sabtu dini hari, 14 Maret 2026

Polisi yang menerima laporan dari warga sekitar langsung menuju lokasi dan membubarkan para remaja yang diduga hendak melakukan bentrokan.

Peristiwa bermula saat personel pengamanan Idulfitri yang berjaga di Pos Pengamanan Pendopo Pringsewu menerima laporan masyarakat sekitar pukul 01.30 WIB. Warga menginformasikan adanya sekelompok remaja yang diduga akan melakukan tawuran di kawasan Jalinsum Pajaresuk.

Mendapat laporan tersebut, petugas yang dipimpin Kapospam Pendopo Ipda Fahrizal segera menuju lokasi untuk melakukan penertiban.

Namun, saat polisi tiba di lokasi, para remaja tersebut langsung kalang kabut dan berusaha melarikan diri. Petugas sempat melakukan pengejaran, namun para pelaku berhasil kabur.

Meski demikian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran. Barang bukti tersebut di antaranya empat bilah celurit besar atau klewang, satu bilah parang, dua bom molotov, satu buah gear motor yang diikat kain, serta dua kembang api berukuran besar.

Selain itu, polisi juga mengamankan empat unit sepeda motor yang ditinggalkan para remaja saat melarikan diri dari lokasi kejadian.

Seluruh barang bukti kini diamankan di Mapolsek Pringsewu Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam rencana tawuran tersebut.

Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra melalui Kasi Humas AKP Priyono menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti secara serius kejadian tersebut.

Menurut Priyono, aksi tawuran dengan membawa senjata tajam hingga bahan peledak tidak bisa lagi dianggap sebagai kenakalan remaja biasa.

“Ini sudah sangat berbahaya karena menggunakan senjata tajam bahkan bahan peledak yang bisa membahayakan keselamatan orang lain,” ujar AKP Priyono.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya Polres Pringsewu telah mengamankan sedikitnya delapan remaja yang terlibat dalam kasus tawuran serupa dengan membawa senjata tajam.

Priyono menilai kejadian yang berulang ini menjadi bukti bahwa upaya persuasif yang selama ini dilakukan aparat belum sepenuhnya diindahkan oleh sebagian remaja.

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi respons cepat personel pengamanan Idul Fitri yang segera menindaklanjuti laporan masyarakat sehingga potensi bentrokan dapat dicegah.

“Respons cepat anggota di lapangan berhasil mencegah kemungkinan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka,” katanya.

Priyono memastikan setiap laporan masyarakat terkait gangguan keamanan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas di lingkungannya, baik melalui Bhabinkamtibmas, datang langsung ke kantor polisi terdekat, maupun melalui layanan call center 110 yang bebas pulsa dan siaga 24 jam.(**)

Editor: Muhammad Furqon


Comment

Berita Terkait


Polisi Gagalkan Tawuran Sekelompok Remaja Ber ...

MOMENTUM, Pringsewu -- Sekelompok remaja bersenjata tajam di Jala ...


KPK Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk ...

MOMENTUM, Jakarta -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melarang ...


Rian Ali Akbar Luncurkan Bumi Adil Law Firm d ...

MOMENTUM, Bandarlampung -- Bumi Adil Law Firm & Associates re ...


KPK OTT Bupati Cilacap, Jalani Pemeriksaan di ...

MOMENTUM, Banyumas -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaman ...


E-Mail: https://t.me/hhackplus HackPlus-attack Smoking Ar